Beda dari Gubernur Kaltim, Wali Kota Banjar Pakai Mobil Dinas Alphard, Dipinjami Dedi Mulyadi: Mogok
ninda iswara March 03, 2026 07:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tak biasa untuk membantu daerahnya.

Ia memutuskan meminjamkan mobil dinas Toyota Alphard miliknya kepada Wali Kota Banjar, Sudarsono.

Keputusan ini muncul setelah Dedi mendengar keluhan Sudarsono tentang fasilitas operasional yang memprihatinkan.

Mobil dinas yang selama ini digunakan Wali Kota Banjar kerap mengalami kerusakan.

Masalah diperparah oleh keterbatasan anggaran daerah yang membuat pengadaan unit baru mustahil.

Melihat kondisi itu, Dedi menawarkan mobil pribadinya sebagai solusi sementara.

Baca juga: Pengadaan Mobil Rp 8,5 M Batal, Gubernur Kaltim Rudy Masud Pernah Tolak Helikopter 24 M, Sewa Mahal

"Kasihan tidak boleh membeli mobil dinas, nggak ada anggarannya. Mobilnya mogok, nih saya kasih dari provinsi," ujar Dedi.

Langkah ini dianggap sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kebutuhan operasional daerah.

Dedi berharap bantuan ini bisa meringankan beban Wali Kota Banjar dalam menjalankan tugasnya.

Keputusan ini menuai pujian karena menunjukkan kepedulian langsung dari pemerintah provinsi.

Bukan Unit Baru, Tapi Pemberian "Bekas" Gubernur

Mantan Bupati Purwakarta ini menegaskan bahwa Alphard tersebut bukanlah mobil yang baru dibeli menggunakan anggaran tahun ini.

Kendaraan itu merupakan mobil dinas yang sebelumnya ia gunakan untuk operasional gubernur.

"Kalau Wali Kota Banjar pakai Alphard itu bukan beli tapi pemberian dari saya," tegasnya.

Dedi menilai tidak ada masalah jika aset provinsi dipinjamkan demi kelancaran kerja kepala daerah di wilayahnya.

Namun, ia sempat melontarkan candaan khasnya mengenai batas barang yang boleh dipinjamkan.

"Mobil saya kasih pinjam, kecuali pacar nggak akan dipinjamkan," katanya sambil berseloroh.

Baca juga: Kepuasan Warga Jawa Barat Tembus 95,5 Persen, Dedi Mulyadi Bakal Calon Pemimpin Masa Depan RI?

DEDI MULYADI, Gubernur Jawa Barat
DEDI MULYADI, Gubernur Jawa Barat (Tribunnews.com)

Pangkas 40 Persen Anggaran, Pilih Pakai Mobil Pribadi

Kebijakan Dedi ini terbilang kontras dengan kabar dari Kalimantan Timur, di mana Gubernur Rudy Mas'ud tengah disorot karena munculnya anggaran Rp 8,5 miliar untuk satu unit mobil dinas pimpinan daerah.

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Dedi mengaku telah memangkas hampir 40 persen anggaran operasional gubernur demi efisiensi.

Beberapa pos yang dihapus antara lain anggaran baju dinas Rp 150 juta dan kunjungan luar negeri Rp 1,5 miliar.

Sementara itu, anggaran perjalanan dinas dipangkas dari Rp 1,8 miliar menjadi Rp 700 juta.

Dedi juga memilih membagikan kendaraan dinas di Gedung Pakuan kepada Sekda hingga staf bagian umum.

Untuk keperluan sehari-hari, ia mengaku lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi miliknya sendiri.

(TribunTrends/Kompas/Faqih Rohman)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.