Gerhana Bulan Total Malam Ini, Simak Niat dan Tata Cara Shalat Khusuf, Lengkap Bacaan Arab dan Latin
Amirullah March 03, 2026 01:03 PM

SERAMBINEWS.COM - Fenomena gerhana bulan total menghiasi langit Aceh pada Selasa (3/3/2026) malam, bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 Hijriah.

Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk melaksanakan shalat sunah khusuf atau shalat gerhana bulan.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Agama Aceh, gerhana total dapat disaksikan di Aceh sejak bulan terbit pukul 18.48 WIB hingga berakhirnya fase sebagian pukul 20.17 WIB. Umat Islam dianjurkan melaksanakan shalat khusuf dalam rentang waktu tersebut.

Shalat khusuf dilaksanakan sebanyak dua rakaat, dengan dua kali rukuk pada setiap rakaat. Berikut bacaan niat dan tata caranya:

Bacaan Niat Shalat Khusuf

Niat dilakukan bersamaan dengan takbiratul ihram.

Arab:
أُصَلِّي سُنَّةَ الْخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Baca juga: Malam 14 Ramadhan, Gerhana Bulan Total Berwarna Merah Hiasi Langit Aceh Malam Ini: Catat Jadwalnya

Latin:
Ushalli sunnatal khusuufi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
“Saya niat shalat sunah gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Shalat Khusuf

  1. Takbiratul ihram disertai niat.
  2. Membaca doa iftitah, taawudz, Al-Fatihah dan surat Al-Qur’an dengan suara jahr (lantang).
  3. Rukuk pertama dengan bacaan tasbih yang lebih panjang dari rukuk shalat biasa.
  4. I’tidal (bangkit dari rukuk). Membaca kembali Al-Fatihah dan surat Al-Qur’an yang lebih pendek dari bacaan pertama.
  5. Rukuk kedua dengan durasi lebih singkat dari rukuk pertama.
  6. I’tidal.
  7. Sujud pertama.
  8. Duduk di antara dua sujud.
  9. Sujud kedua.
  10. Setelah itu berdiri untuk rakaat kedua dengan tata cara yang sama seperti rakaat pertama, namun bacaan surat lebih pendek dibandingkan rakaat pertama. Shalat kemudian diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam.

Baca juga: Gerhana Bulan Total Besok, UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Gelar Pengamatan Terbuka untuk Umum

Selain melaksanakan shalat khusuf, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak doa, zikir dan istighfar selama berlangsungnya gerhana.

Fenomena alam ini menjadi pengingat akan kebesaran Allah SWT, terlebih terjadi di bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan.

Shalat Gerhana Bulan 3 Maret 2026 Jam Berapa? Ini Jadwal dari PBNU

Dilansir dari Kompas.com, Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) merilis waktu salat gerhana bulan yang akan terjadi pada Selasa petang, 3 Maret 2026.

Seperti diketahui, masyarakat Indonesia akan menyaksikan fenomena gerhana bulan total pada Selasa, 3 Maret 2026 yang bertepatan dengan 14 Ramadan 1447 Hijriah.

Peristiwa langit ini menjadi momen istimewa karena selain dapat diamati secara langsung, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan salat khusuf atau salat gerhana bulan.

Berdasarkan data LF PBNU yang dikutip dari akun Instagram @nuonline, fase-fase gerhana bulan total pada 3 Maret 2026 berlangsung sebagai berikut:

Awal fase gerhana sebagian: 16:50:01 WIB

Awal fase gerhana total: 18:04:28 WIB

Puncak gerhana: 18:33:37 WIB

Akhir fase gerhana total: 19:02:24 WIB

Akhir fase gerhana sebagian: 20:17:13 WIB

Secara keseluruhan, gerhana berlangsung selama 3 jam 27 menit. Durasi totalitas atau fase Bulan sepenuhnya tertutup bayangan Bumi berkisar antara 16 menit di wilayah paling barat Indonesia hingga 58 menit di wilayah paling timur.

Wilayah Kepulauan Maluku dan Papua menjadi daerah yang dapat menyaksikan seluruh fase gerhana secara lengkap, karena posisi Bulan sudah terbit saat gerhana berlangsung.

Gerhana bulan total menjadi dasar pelaksanaan salat gerhana bulan. Secara fiqih, salat ini hanya dilaksanakan apabila gerhana terlihat secara kasat mata, yakni ketika proses redup dan gelapnya Bulan dapat disaksikan dengan jelas.

Jadwal Salat Gerhana Bulan 3 Maret 2026

LF PBNU juga memerinci waktu pelaksanaan salat gerhana bulan berdasarkan zona waktu di Indonesia sebagai berikut:

Waktu Indonesia Barat (WIB): sejak magrib hingga 20:17 WIB

Waktu Indonesia Tengah (WITA): sejak magrib hingga 21:17 WITA

Waktu Indonesia Timur (WIT): pukul 18:50 hingga 22:17 WIT

Umat Islam dianjurkan melaksanakan salat gerhana bulan secara berjamaah di masjid atau musala, disertai khutbah dan doa.

Momentum gerhana bulan total ini menjadi kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan refleksi diri di bulan suci Ramadan. (Serambinews.com/Firdha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.