Liburkan Pemain Sumsel United, Nil Maizar: Tanggal 22 Maret Sore Kumpul di Jakabaring
Abdul Hafiz Sripo March 03, 2026 03:50 PM

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasca menuntaskan laga Derby Sumsel putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/26 kontra Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (28/2/2026) malam, head coach Nil Maizar meliburkan pemain Sumsel United.

"Mungkin kalau liburnya bisa jadi tanggal 8 atau tanggal 12. Mungkin sekitar itu. Tapi yang pasti karena tiket kan susah. Nanti kita bilang ke pemain. Kita latihan mungkin 3 hari. Sekitar tanggal 7 atau 8 kita pulang," ungkap Nil Maizar. 

Sumsel United dijadwalkan bakal menjalani laga ke-22 menghadapi pemuncak klasemen sementara grup 1 wilayah barat, Ahdyaksa FC Banten di Banten International Stadium, Serang. Sabtu (28/3/2026) pukul 15:30 WIB.

"Yang pasti kita kumpul tanggal 22 sore. Jadi kita latihan 22 Maret sore. Yang pasti kita hadir di sini tanggal 22 Maret. Jadi kalau lebaran tanggal 19-20. Tanggal 22 kita sudah di sini. Tanggal 26 kemungkinan kita berangkat ke Adhyaksa FC Banten," kata Nil Maizar yang mantan pelatih Timnas Indonesia. 

Pelatih kelahiran Payakumbuh (Sumatera Barat) 2 Januari 1970 ini mengakui perjuangan luar biasa ini butuh fokus dan konsentrasi agar bisa bersaing di papan atas untuk menuju promosi ke Super League (Liga 1). 

"Jadi ini perjuangan sangat luar biasa  dan ini butuh fokus dan konsentrasi. Mudah-mudahan kita siap untuk menghadapi Adhyaksa karena ini pertempuran yang final ya. Dia atau kita yang menang.

Di balik keberhasilan Sumsel United meraih kemenangan 3-0 atas Sriwijaya FC, di laga lanjutan kompetisi Pegadaian Championship 2025/26, Sabtu (28/2/2026) lalu di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Lini pertahanan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan oleh jajaran pelatih Laskar Juaro.

Sebelum menghadapi Adhyaksa FC Banten di pertandingan selanjutnya, yang kini menjadi pemuncak klasemen Grup 1 Wilayah Barat dengan perolehan 40 poin, menggeser Garudayaksa FC (38 poin) ke posisi dua usai menaklukkan Persekat Tegal (1-2).

Berdasarkan statistik, meski Sumsel United berhasil melakukan cleansheat dan penguasaan bola sebanyak 56 persen, dengan 329 umpan sukses dari 383 total umpan, dengan akurasi mencapai 84 persen.

Kemudian sukses menciptakan 11 peluang, 8 tembakan tepat sasaran dari  16 kali total tembakan. Lalu melakukan 38 sentuhan di kotak pinalti lawan, 
49 operan sepertiga area pertahanan lawan
12 tekel, 38 intersep dan 29 clearances.

Sriwijaya FC yang memiliki penguasaan bola sebanyak 44 persen, berhasil menerobos lini belakang Laskar Juaro. Dengan melakukan 15 sentuhan di kotak pinalti dan 34 operan di sepertiga area pertahanan yang dijaga Azis Hutagalung dan kawan-kawan.

Hasilnya, tim asuhan pelatih Iwan Setiawan ini berhasil menciptakan 7 peluang, 4 tembakan tepat sasaran dari 8 kali total tembakan ke gawang. Meski tidak ada yang berhasil menjadi gol.

Baca juga: Apresiasi Suporter Sriwijaya FC Hadir ke Stadion, Coach Iwan: Penambah Energi & Motivasi

Selain itu, Derry Herlangga dan kawan-kawan juga melakukan 236 umpan sukses dari 334 total umpan, dengan akurasi 79 persen.

Pelatih Kepala Sumsel United Nilmaizar mengakui, masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki dari tim asuhannya. Meskipun berhasil menang pada dua laga kandang melawan Garudayaksa FC (1-0) dan Sriwijaya FC (3-0).

"Kita akan terus mencari pola permainan terbaik dan memperbaiki kekurangan yang ada, khususnya di lini belakang. Apalagi setelah ini kita akan menghadapi dua pertandingan berat, melawan Adhyaksa FC Banten dan Persiraja setelah libur lebaran dilaga tandang," ungkapnya.

Apalagi seperti diketahui, secara head to head Sumsel United kalah telak dari Adhyaksa FC Banten. Dari dua kali pertemuan sebelumnya, Laskar Juaro selalu takluk dari tim asuhan pelatih Ade Suhendra itu, saat bermain kandang (1-2) dan tandang (2-1).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.