POSBELITUNG.CO -- Try Sutrisno Wakil Presiden ke 6 Republik Indonesia tutup usia pada Senin (2/3/2026).
Duka mendalam dirasakan bagi keluarga, terutama tujuh anak mendiang.
Di tengah kabar duka sang ayah meninggal, dua putra Try Sutrisno menuai sorotan publik.
Dua kakak beradik ini sama-sama memiliki karier mentereng dan cemerlang di Polri dan TNI AD.
Keduanya bernama Irjen Firman Shantyabudi dan Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.
Sang kakak, Irjen Firman Shantyabudi telah memasuki usia pensiun dari Polri.
Baca juga: Sosok 7 Anak Try Sutrisno Wapres ke-6 RI Meninggal: Jenderal, Dosen dan Psikolog di Amerika Serikat
Sedangkan adiknya Letjen TNI Kunto Arief Wibowo kian berjaya dengan jabatannya sebagai perwira tinggi di TNI AD.
Diketahui, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (2/3/2026) pukul 06.58 WIB.
Try Sutrino termasuk Wakil Presiden RI yang berasal dari golongan militer.
Ia dikarunia tujuh orang anak hasil pernikahan dengan Tuti Sutiawati.
Adapun kedua anaknya ikuti jejak sang ayah menjadi seorang militer.
Lalu, siapa dua jenderal anak Tru Sutrisno yang memiliki karier cemerlang di Polri dan TNI AD?
Kedua putra kebanggaan Try Sutrisno bernama Irjen Firman Shantyabudi dan Letjen TNI Kunto Arief Wibowo.
Irjen Firman Shantyabudi telah pensiun dari Polri sejak 17 November 2023.
Firman Shantyabudi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988.
Setelah pensiun, ia diangkat menjadi Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan HSSE Mining Industry Indonesia atau PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID), dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Selasa (10/6/2025).
MIND ID adalah BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia yang beranggotakan PT ANTAM Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Freeport Indonesia, PT INALUM, dan PT Timah Tbk.
Profil Firman Shantyabudi
Nama lengkapnya Irjen. Pol. (Purn) Drs. Firman Santyabudi, M.Si.
Irjen Firman Shantyabudi lahir di Jakarta, 17 November 1965.
Lulusan Akpol 1988 berpengalaman dalam bidang lalu lintas.
Jabatan terakhir Jenderal Bintang 2 ini sebagai Kakorlantas Polri.
Baca juga: Kalender Maret 2026: Daftar 7 Hari Libur Beruntun, Libur Nyepi, Lebaran, Sekolah, Cuti Bersama
Sebelum menjadi Kakorlantas, lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1988 pernah menjadi Asisten Logistik (Aslog) Kapolri.
Firman Santyabudi sempat menjabat sebagai Kapolsek Metro Menteng dan Wadirlantas Polda Metro Jaya.
Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya pada 2008.
Setahun kemudian, perwira polisi yang berpengalaman dalam bidang lalu lintas ini diberikan tugas menjadi Kapolres Metro Jakarta Selatan.
Pada tahun yang sama, Firman kemudian ditugaskan sebagai Kasubdit Jianmas Ditlantas Babinkam Polri.
Selanjutnya, pada 2011, Firman ditunjuk sebagai Dirlantas Polda Sumatera Selatan.
Kemudian, pada 2012, ia menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Korlantas Polri.
Ia juga sempat menjabat sebagai Kabagrenops Robinops Sops Polri dan Karodalaops Sops Polri pada 2013.
Pada 2014, Firman mengemban tugas sebagai Direktur Kerja Sama dan Humas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Berikutnya, pada 2017, ia menjabat sebagai Deputi Bidang Pemberantasan PPATK.
Sebelum menjabat sebagai Aslog Kapolri pada 2020, Firman merupakan Kapolda Jambi.
Firman lantas ditunjuk menjadi Kakorlantas Polri menggantikan Irjen Istiono yang memasuki masa pensiun.
Riwayat Pendidikan Firman Shantyabudi
Pendidikan Kepolisian
- Akabri A (1988)
- PTIK (1996)
- SESPIM (2002)
- SESPIMTI (2012)
Pendidikan Pengembangan & Pelatihan
- Pendidikan Perwira Pertama Dasar Brimob (1988)
- Env Law Enforcement Leiden (1991)
- Dikjurdas Perwira Lantas (1991)
Riwayat Jabatan
- Pamapta Polres Bogor Polda Jabar (01-10-1985)
- Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Bogor Polda Jabar (04-03-1986)
- Gadik Muda Pusdik Lantas Lemdiklat Polri (01-08-1988)
- Gadik Madya Pusdik Lantas Lemdiklat Polri (01-02-1991)
- Pama Polda Metro Jaya (01-09-1994)
- Pjs. Kapuskodal Ops Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya (01-04-1995)
- Kapolsek Metro Menteng Polres Metro Jakpus Polda Metro Jaya (01-05-1997)
- Kasatlantas Polresta Banjarmasin Polda Kalsel (05-01-2001)
- Pamen Sespim Dediklat Lemdiklat Polri (08-05-2002)
- Kabagdiklat Pusdik Lantas Lemdiklat (14-12-2002)
- Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya (20-05-2003)
- Kapolres Metro Bandara Soetta Polda Metro Jaya (28-12-2003)
- Wadirlantas Polda Metro Jaya (15-09-2005)
- Kapolresta Depok Polda Metro Jaya (15-03-2007)
- Ka SPN Polda Metro Jaya (13-08-2008)
- Kapolres Metro Jaksel Polda Metro Jaya (13-02-2009)
- Kasubdit Jianma Ditlantas Babinkam Baharkam Polri (17-10-2009)
- Dirlantas Polda Sumsel (05-08-2010)
- Analis Kebijakan Madya Bidang Gakkum Korlantas Polri (26-01-2012)
- Analis Kebijakan Madya Bidang Dalops Sops Polri (10-07-2012)
- Kabagrenops Robinops Sops Polri (30-05-2013)
- Karodalops Sops Polri (09-09-2013)
- Direktur Kerja Sama & Humas Ppatk (16-04-2014)
- Deputi Bidang Pemberantasan Ppatk (16-11-2017)
- Kapolda Jambi (03-02-2019)
- Aslog Kapolri (16-11-2020)
- Kakorlantas Polri (31-10-2021)
Baca juga: Ketika Petugas Tiba 6,4 Ton Pasir Timah di Bangka Barat Lolos Selundup Malaysia, 5 Pelaku Ditangkap
Sementara, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo merupakan perwira tinggi TNI AD, pernah menjabat Pangdam III/Siliwangi, dan kini menjabat Pangkogabwilhan I sejak 7 Januari 2025.
Ia kemudian dimutasi menjadi Staf Khusus KSAD pada 29 April 2025.
Mutasi itu dilakukan setelah munculnya nama Try Sutrisno sebagai salah satu yang menandatangani Forum Purnawirawan TNI-Polri.
Forum ini berisi 103 purnawirawan jenderal, 73 laksamana, 65 marsekal, dan 91 kolonel.
Profil Letjen TNI Kunto Arief Wibowo
Nama : Kunto Arief Wibowo
Pangkat : Letnan Jenderal TNI
Tanggal Lahir : 15 Maret 1971
Tempat Lahir : Malang, Jawa Timur
Pendidikan : Akademi Militer (Akmil) 1992, kecabangan Infanteri
Karier Militer
Pangkokagbwilhan I : 7 Januari - sekarang
Wakil Komandan Kodiklat TNI-AD : 17 Juli 2023 - 24 Juli 2024
Pangdam III/Siliwangi : 31 Januari 2022 - 21 Agustus 2023
Panglima Divisi Infanteri 3/Kostrad : 7 Juli 2021 - 23 Juni 2021
Kepala Staf Komando Daerah Militer III/Siliwangi : 9 April 2020 - 7 Juli 2021
Pendidikan dan Pelatihan
Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat: Pendidikan Regulet XLV, 2007
Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas): 2018
Penghargaan
Bintang Yudha Dharma Pratama
Bintang Kartika Eka Paksi Pratama
Freefall Parachutist Badge dari Angkatan Darat Manusia
Air Assault Badge dari Angkatan Darat Amerika Serikat.
Sebelumnya, kabar duka ini dibenarkan oleh mantan Kepala RSPAD Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistya.
"Benar," ujar Albertus kepada Kompas.com, Senin.
Anak Try Sutrisno, Taufik Dwi Cahyono, menyatakan bahwa ayahnya meninggal dunia setelah mengalami penurunan kesehatan sejak 16 Februari 2026 hingga drop.
"(Dirawat) sejak 16 Februari. Jadi, cuma tiba-tiba selera makan turun, dikasih obat, dikasih makan. Terus tadi pagi kami dikabari semuanya nge-drop," ujar Taufik, dikutip dari tayangan Breaking News Kompas TV, Senin.
Baca juga: Fadia Arafiq Bupati Pekalongan OTT KPK, Ini Profil Penyanyi Cik Cik Bum Bum Putri Pedangdut A Rafiq
Taufik menjelaskan bahwa Try Sutrisno tak mengalami penyakit yang serius.
Try hanya mengalami penurunan kemampuan pernapasan dan selera makannya juga turun.
"Jadi enggak ada yang penyakit yang luar biasa insyaallah. Memang nafsu turun, susah makan, pasti susah minum, dehidrasi, bawa ke rumah sakit," ungkapnya.
Taufik menyatakan bahwa RSPAD Gatot Soebroto telah memberikan penanganan terbaik kepada ayahnya selama masa perawatan.
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada pihak rumah sakit atas kerja samanya dalam menangani Try.
"Bapak sudah usia 90, bolak-balik ke rumah sakit, alhamdulillah segalanya bapak mendapat perhatian luar biasa, semaksimal mungkin yang bisa diupayakan tapi allah berkehdna lain."
"Juga terima kasih kepada tim paspampres dan tim di rumah sakit ini yang dengan sabar mendampingi bapak," katanya.
(Kompas.com/Tribunnews.com/TribunSumsel.com/Bangkapos.com)