TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Bondowoso - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Bondowoso pada Senin (2/3/2026) malam menyebabkan sebuah rumah ambruk di Kelurahan Badean, Kecamatan Bondowoso.
Dalam peristiwa tersebut, seorang remaja putri berusia 13 tahun bernama Keysna Putri Salsabila mengalami luka di bagian bahu kanan setelah tertimpa reruntuhan bangunan.
Ibunda korban, Babun Kurniati, menuturkan kejadian berlangsung seusai salat Tarawih. Saat itu, putrinya hendak mengambil minum di ruang tengah rumah.
Namun secara tiba-tiba, atap dan dinding ruang tengah roboh dan menimpa korban.
"Dia menjerit minta tolong. Saya saat itu di kamar, sedangkan bapaknya di sini (ruang tamu)," ujar Babun.
Baca juga: Banjir Rendam Puluhan Rumah di Bondowoso, Pemkab akan Normalisasi Saluran Air
Karena tidak sempat menyelamatkan diri, korban tertimpa material bangunan yang runtuh. Mendengar teriakan tersebut, kedua orang tua korban langsung berlari menuju sumber suara dan bersama anggota keluarga lainnya mengevakuasi korban ke tempat yang lebih aman.
Bupati Abdul Hamid Wahid turun langsung meninjau lokasi rumah yang ambruk sekaligus memastikan kondisi korban.
Kepada awak media, ia menyatakan telah menginstruksikan agar korban segera mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat. Pemerintah daerah juga menyiapkan bantuan untuk perbaikan rumah yang rusak.
Baca juga: Bersama Komisi VIII DPR RI, BPBD Bondowoso Beri Edukasi Mitigasi Bencana dan Bantuan untuk Warga
"Nanti ada santunan dari Pemkab. Perbaikan rumah yang ambruk ini juga akan mendapatkan bantuan dari pemerintah," ungkapnya.
Bupati menyebutkan, pada hari yang sama terdapat beberapa titik bencana lain akibat cuaca ekstrem. Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras dan angin kencang.
"Kita harus waspada sejak dini. Jika ada hal yang perlu ditangani, segera lapor ke pihak terkait seperti kelurahan atau kecamatan, yang nantinya akan diteruskan ke instansi berwenang," pungkasnya.