Pemain PSS Sleman Libur 3 Hari, Lanjut Lawan Kendal Tornado Setelah Lebaran
Joko Widiyarso March 03, 2026 04:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - PSS Sleman meliburkan para pemainnya setelah menjalani pertandingan pekan ke-21 melawan Persela Lamongan pada ajang Pegadaian Championship 2025/2026.

Manajer tim PSS, Kim Jeffrey Kurniawan, menjelaskan bahwa keputusan meliburkan latihan telah melalui prosedur dan pertimbangan bersama tim pelatih serta manajemen.

“Pasca-pertandingan lawan Persela Lamongan, manajemen memberikan waktu libur selama tiga hari kepada para pemain,” ujarnya, Selasa (3/3/2026).

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga kebugaran fisik sekaligus memulihkan kondisi mental para penggawa Super Elja.

Terlebih, PSS baru akan kembali bertanding di kompetisi kasta kedua sekitar 26 hari lagi atau setelah Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

“Ini hal penting untuk mengembalikan kondisi baik secara fisik maupun mental. Kompetisi masih panjang, jadi kami harus menjaga kondisi tetap optimal,” tambah Kim.

Latihan lagi Jumat

Setelah masa libur berakhir, skuad berjuluk Laskar Sembada dijadwalkan kembali menjalani latihan pada Jumat (6/3/2026) dan Sabtu (7/3/2026).

Sesi latihan tersebut difokuskan untuk menjaga ritme permainan serta memastikan para pemain tetap berada dalam kondisi kompetitif.

Adapun laga terdekat PSS akan digelar setelah libur Lebaran saat menghadapi Kendal Tornado FC di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (29/3/2026).

PSS mantap di puncak

Di klasemen sementara Grup Timur, PSS Sleman saat ini memuncaki tangga klasemen dengan koleksi 45 poin dari 21 pertandingan.

Mereka unggul empat angka atas Barito Putera di posisi kedua, serta terpaut lima poin dari Kendal Tornado FC dan Persipura Jayapura yang menempati peringkat ketiga dan keempat.

Super Elang Jawa mencatatkan hattrick kemenangan di putaran ketiga setelah menumbangkan Persela Lamongan 1-0 di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026). 

Kemenangan ini melengkapi dua hasil positif sebelumnya saat PSS mengalahkan Deltras FC dan Persipura Jayapura. Kini PSS mengoleksi 45 poin dari 21 pertandingan.

Persaingan di bawah PSS juga berlangsung sengit. Persipura kembali menelan kekalahan dari Kendal Tornado FC, membuat Mutiara Hitam turun ke posisi keempat dengan 40 poin. Kendal naik ke peringkat ketiga dengan poin sama, namun unggul head to head.

Sementara itu, Barito Putera sukses mengalahkan Deltras FC dan kini menempati posisi kedua dengan 41 poin.

Penentuan tiket promosi

Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menilai seluruh pertandingan sisa akan sangat menentukan dalam perebutan tiket promosi.

“Ya, saya kira ini pertandingan semua nanti yang di belakang kita nanti itu semua menentukan. Karena kita lengah sedikit, pasti ada klub yang di bawah kita akan naik gitu lho. Jadi kita butuh konsistensi dari seluruh pemain, butuh fokus, butuh kerja keras,” ujar Ansyari.

Ia mengakui hasil pertandingan tim pesaing membuat persaingan semakin ketat dan meminta seluruh elemen PSS untuk menjaga momentum positif yang tengah menaungi Laskar Sembada sejauh ini.

“Ya, mudah-mudahan kita juga baru tahu ini Persipura bisa kalah dari Tornado, Barito bisa menang lawan Deltras. Jadi saya kira pertarungan makin sengit. Yang pasti kita terus harus lebih kerja keras lagi karena momentum ini harus terus kita jaga. Saya kira itu,” katanya.

Terkait strategi saat menghadapi Persela, Ansyari menyebut gol cepat memang menjadi bagian dari skema permainan.

“Iya, itu salah satu taktik kita juga ya. Karena ketika kita bisa membuat satu gol, itu kepercayaan diri pemain juga pasti akan meningkat gitu lho,” ulasnya.

”Tetapi situasinya juga Persela tim yang bagus, mereka punya pemain yang punya kecepatan dan itu juga menyulitkan kita. Untungnya kita punya pertahanan yang solid dan kekompakan, itu yang jadi poin di pertandingan ini,” jelasnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.