Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di OTT KPK, Ruang Kerja Bupati hingga Sekda Disegel
Abd Rahman March 03, 2026 04:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Jawa Tengah yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Selasa (3/3/2026).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan penindakan tersebut.

Ia menyampaikan, tim penyidik mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, termasuk bupati, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Jakarta.

Baca juga: Mertua Tebas Menantu Pakai Sabit Gegara Cemburu Mantan Istrinya Perhatian Lebih ke Korban

Baca juga: Peruntungan Shio Ayam Besok 4 Maret 2026: Fokus pada Kesehatan dan Hindari Sikap Kritis

“Benar, dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya bupati. Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Budi.

Fadia Arafiq terpantau berada di Gedung KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.25 WIB.

Hingga kini, KPK belum merinci konstruksi perkara maupun jumlah pihak yang turut diamankan dalam OTT tersebut.

Sesuai prosedur, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum menentukan status hukum para pihak yang diamankan.

Di Pekalongan, dampak OTT tersebut terlihat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Sejumlah ruangan disegel dan diberi tanda bertuliskan “Masih dalam pengawasan KPK”.

Ruangan yang disegel antara lain kantor Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop-UKM), Satpol PP, Bagian Umum, Bagian Perekonomian, Prokompim, Dinperkim LH, DPU dan Taru, serta kantor Bupati dan Sekda.

Suasana di kompleks Pemkab Pekalongan terpantau lengang.

Meski demikian, aktivitas aparatur sipil negara (ASN) tetap berjalan seperti biasa. Sejumlah pegawai memilih tidak memberikan keterangan.

Salah satu pejabat di lingkungan Dinkop-UKM membenarkan adanya penyegelan di ruangan kepala dinas, namun enggan menjelaskan lebih lanjut.

“Memang ada penyegelan di ruangan kepala dinas. Untuk detailnya, kami belum bisa menyampaikan,” ujarnya.

Sementara itu, di halaman Polres Pekalongan Kota terlihat sejumlah mobil dinas berpelat merah milik Pemkab Pekalongan terparkir sejak pagi.

 

Sedikitnya lima kendaraan dinas berada di lokasi, di antaranya Toyota Rush dan Toyota Avanza dengan pelat dinas pejabat daerah.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun KPK terkait status kendaraan tersebut maupun detail pemeriksaan yang tengah berlangsung.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.