TRIBUNNEWS.COM - Empat klub Liga Arab Saudi yang tampil di kompetisi Asia mengajukan permintaan khusus menyoal laga tunda Liga Champions Asia Elite dan kasta kedua/two (2).
Empat tim yang dimaksud yakni, Al Hilal, Al Ahli dan Al Ittihad, dan Al Nassr. Tiga tim pertama yang disebut saat ini tampil di babak 16 besar Liga Champions Asia Elite atau kelas utama,
Sedangkan Al Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo, menjadi tim yang tampil di pentas Asia level kedua, Liga Champions Asia 2.
Laporan Arriyadiyah menyebut, keempat tim tersebut kompak dan satu suara mengajukan usulan terkait penjadwalan ulang laga tunda yang mereka dapatkan di pentas Asia.
Seperti diketahui, laga Liga Champions Asia elite, two dan bahkan juga AFC Challenge di wilayah barat terpaksa ditunda karena adanya peningkatan serangan Amerika Serikat (AS)-Israel vs Iran.
Sejatinya, tim-tim di Liga Arab Saudi itu dijadwalkan bermain pada tengah pekan ini dengan melakoni laga tandang di markas lawan.
Al Ahli dijadwalkan bertandang ke markas Al Duhail (Qatar), Al Hilal menghadapi Al Sadd (Qatar), dan Al Ittihad melawan Al Wahda (UEA) pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions Asia Elite.
Baca juga: Efek Perang Iran vs AS-Israel, Liga Champions Asia Elite & 2 Zona Barat Ditunda, Liga Saudi Lanjut
Sementara itu, Al Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo dijadwalkan menghadapi Al Wasl (UEA) di perempat final Liga Champions Asia 2.
Namun, demi alasan keamanan AFC kemudian memutuskan menunda leg pertama laga-laga tersebut. Belum ada keputusan laga tersebut kapan akan dimainkan.
Menyikapi situasi tersebut, empat klub Liga Arab Saudi tersebut justru bergerak aktif dengan mengadakan rapat koordinasi yang dilakukan secara virtual.
Dalam rapat tersebut, mereka sepakat mengusulkan agar pertandingan digelar pada akhir Maret atau dalam dua pekan pertama April.
Tak hanya soal jadwal, klub-klub Saudi juga meminta hak istimewa berupa format satu pertandingan saja (single match), bukan kandang-tandang, dengan laga digelar di Arab Saudi.
Permintaan ini diajukan dengan alasan padatnya kalender kompetisi domestik dan Asia di sisa musim.
Bahkan, muncul usulan agar babak 16 besar untuk zona Asia Barat digelar dengan sistem terpusat (centralized) di Jeddah dalam satu laga saja.
Jika format tersebut dilakukan, maka ini sama seperti fase akhir turnamen di mana format terpusat diterapkan.
Dalam skema ini, pemenang langsung lolos ke putaran final, sementara yang kalah akan mengucapkan selamat tinggal atau tersingkir.
Baca juga: Riwayat Cedera Ronaldo, Minim Alami Gangguan saat Bela Al Nassr di Liga Arab Saudi
AFC sendiri sebelumnya hanya melakukan penundaan laga leg pertama yang dijadwalkan pada 3 dan 4 Maret, namun belum memutuskan nasib leg kedua yang sedianya berlangsung 10 dan 11 Maret.
Dalam laporan Arriyadiyah tersebut, disebutkan mayoritas klub mendukung format satu pertandingan sebagai solusi realistis untuk menjaga stabilitas jadwal dan kesiapan tim.
Namun demikian, keputusan akhir nantinya tetap berada di tangan AFC, termasuk kemungkinan penyesuaian jadwal Liga Pro Saudi jika usulan tersebut disetujui dan juga mendapat persetujuan dari klub-klub negara lain yang terlibat.
Menarik untuk dinanti bagaimanakan AFC akan menjawab permintaan kontestan dari Liga Saudi tersebut.
(Tribunnews.com/Tio)