DPRD Apresiasi Gubernur Rudy Masud yang Batalkan Rencana Beli Mobil Rp8,5 M: Untuk Kebaikan Kaltim
Evan Saputra March 03, 2026 05:28 PM

 

BANGKAPOS.COM -- Rencana pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp 8,5 miliar oleh Rudy Mas'ud akhirnya resmi dibatalkan.

Keputusan Gubernur Kalimantan Timur tersebut mengakhiri polemik panjang yang sebelumnya ramai diperbincangkan di ruang publik.

Meski kendaraan itu telah melalui proses serah terima pada 20 November 2025, hingga kini mobil tersebut belum pernah digunakan dan masih berada di Jakarta.

Baca juga: Bunda Literasi Bateng Gandeng Kantor Bahasa Babel Tingkatkan Minat Baca Anak

Rudy menyampaikan bahwa pembatalan dilakukan setelah menerima berbagai kritik dan masukan dari masyarakat.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada warga Kalimantan Timur atas kegaduhan yang sempat muncul.

Langkah ini disebut sebagai bentuk respons terhadap aspirasi publik yang berkembang.

Melalui akun Instagram pribadinya, ia memastikan pembatalan itu tidak akan memengaruhi jalannya pemerintahan maupun pelayanan publik.

"Kami menegaskan, keputusan ini tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan. Tugas-tugas pelayanan publik berjalan maksimal dan fokus kami terhadap kesejahteraan masyarakat," kata Rudy, dikutip dari Kompas.com, Senin (2/3/2026).

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dengan nuansa refleksi di bulan suci. "Di bulan yang penuh magfirah, teriring permohonan maaf kami terhadap masyarakat Indonesia, khususnya Kaltim," ucap Rudy.

"Kami mengucapkan terima kasih atas masukan masyarakat. Kritik yang membangun Insya Allah menjadi energi kami untuk mewujudkan Kaltim Sukses menuju generasi emas," sambungnya.

Keputusan tersebut mendapat apresiasi dari Anggota Badan Anggaran DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu. "Kami mengapresiasi Pak Gubernur.

Apa yang disuarakan masyarakat dan berbagai praktisi itu untuk kebaikan Kaltim," kata Bahar, dikutip dari Tribun Kaltim, Selasa (3/3/2026).

Mobil yang dimaksud merupakan Range Rover 3.0 LWB Autobiography PHEV P460e berbasis plug-in hybrid, diadakan melalui E-Katalog (Inaproc) pada November 2025 oleh CV Afisera.

Karena STNK dan BPKB belum terbit, kendaraan itu belum tercatat sebagai aset daerah, sehingga proses pengembalian dapat dilakukan tanpa prosedur pelepasan aset yang rumit.
 

Alasan ingin beli mobil mewah

Sebelumnya terungkap alasan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masud terkait mobil dinas mewah senilai Rp8,5 miliar.

Alasan Rudy Mas'ud terkait pengadaan mobil dinas mewah senilai Rp8,5 miliar akhirnya terungkap ke publik.

Kebijakan tersebut menuai sorotan dan kritik, terutama karena dilakukan di tengah upaya efisiensi anggaran negara yang sedang digencarkan pemerintah.

Meski demikian, Rudy menegaskan bahwa pengadaan kendaraan dinas dengan nilai fantastis itu memiliki pertimbangan tersendiri.

Menurutnya, kendaraan tersebut dibutuhkan untuk menjaga citra dan martabat daerah yang ia pimpin.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada pergunjingan, terlebih di bulan suci Ramadan.

 
Rudy menjelaskan, keputusan tersebut tidak bisa dilepaskan dari posisi strategis Kalimantan Timur sebagai provinsi yang kini menjadi lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan keberadaan IKN, ia menilai Kalimantan Timur memiliki peran penting sebagai representasi wajah Indonesia di mata nasional maupun internasional.

Bahkan, Rudy Mas’ud memandang provinsi yang dipimpinnya sebagai etalase sekaligus miniatur Indonesia.

"Ingat, Kalimantan Timur ini etalase Indonesia. Jangan saya disuruh pakai kijang dek," tegasnya, dikutip dari Tribun Kaltim, Rabu (25/2/2026).

 
Ia menambahkan bahwa dirinya tidak ingin masyarakat Kalimantan Timur dipersepsikan sebagai daerah yang tertinggal atau miskin.

Menurutnya, simbol dan representasi juga memiliki arti penting dalam menunjukkan kemajuan suatu daerah.

"Jangan direndahkan masyarakat Kaltim ini seolah-olah miskin banget gitu loh," tambahnya.

Rudy pun meminta agar polemik pengadaan mobil mewah tersebut tidak terus diperpanjang. Ia mengimbau masyarakat untuk mengurangi membicarakan keburukan orang lain, apalagi di tengah ibadah puasa Ramadan.

 

(Tribun Trends/Tribunnews/Bangkapos.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.