Laporan Reporter Tribunbengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Seluma, khususnya yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit.
Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Kelapa Sawit atau Beasiswa Sawit Tahun 2026 segera dibuka.
Program ini merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perkebunan pada Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai upaya meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM di sektor perkebunan kelapa sawit, mulai dari hulu hingga hilirisasi industri.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Seluma, Arian Sosial mengatakan, pendaftaran program beasiswa sawit tahun 2026 diperkirakan akan dibuka pada April hingga Mei mendatang.
Sasaran program ini diperuntukkan bagi anak pekebun kelapa sawit, pekerja atau karyawan di perusahaan perkebunan sawit, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas sebagai penyuluh di sektor perkebunan.
Melalui program ini, peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi yang telah bekerja sama dengan pemerintah, dengan fokus pada bidang perkebunan dan industri kelapa sawit.
Baca juga: Mutasi 149 Kepala Sekolah di Seluma Disorot, Ada Dugaan Transaksi Jabatan
“Program ini adalah komitmen pemerintah dalam mencetak generasi unggul dan profesional di bidang perkebunan kelapa sawit, termasuk mendukung penguatan sektor hilirisasi dan perindustrian sawit,” jelas Arian.
Masyarakat Kabupaten Seluma untuk mempersiapkan diri, mengingat peluang yang tersedia untuk beasiswa ini cukup besar di tingkat nasional.
“Untuk kuota di Seluma kita masih menunggu. Namun secara nasional, kuota yang disiapkan sebanyak 4.000 orang,” ungkapnya.
Arian menambahkan di tahun 2025 lalu jumlah pendaftar asal Kabupaten Seluma masih tergolong rendah.
Dari 15 orang yang mengikuti proses seleksi, delapan orang dinyatakan lulus hingga tahap akhir dan berhak menerima beasiswa.
“Harapan kami tahun ini jumlah pendaftar dari Seluma bisa meningkat dan yang lolos juga lebih banyak. Potensinya besar karena Seluma termasuk daerah penghasil sawit,” ungkap Arian.