Marinir AS Tembaki Pengunjuk Rasa di Depan Konsulat AS di Karachi, 10 Orang Tewas
Faisal Zamzami March 03, 2026 08:03 PM

 

 

SERAMBINEWS.COM, KARACHI  — Sedikitnya 10 orang dilaporkan tewas dalam bentrokan berdarah di depan Konsulat Amerika Serikat (AS) di Karachi, Pakistan, Selasa (3/3/2026).

Korban jiwa jatuh setelah personel Marinir AS melepaskan tembakan ke arah massa yang berupaya menyerbu gedung konsulat.

Berdasarkan keterangan otoritas rumah sakit setempat, jumlah korban tewas akibat insiden tersebut mencapai sedikitnya 10 orang.

Sejumlah korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Pejabat AS menyatakan aksi protes mulai memanas ketika para demonstran mencoba merangsek masuk ke area konsulat dan mendorong gerbang utama.

Dalam kerumunan, sejumlah pengunjuk rasa terlihat membawa bendera kelompok Hizbullah.

Baca juga: Bentrokan Pecah di Pakistan Buntut Kematian Khamenei, 22 Orang Tewas dan 120 Terluka

Menanggapi upaya penerobosan tersebut, personel Marinir yang berjaga di lokasi melepaskan tembakan.

Pejabat berwenang menegaskan tindakan itu dilakukan karena adanya pelanggaran batas keamanan di area diplomatik.

“Para Marinir mengikuti pelatihan mereka dan melepaskan tembakan sebagai akibat dari pelanggaran tersebut,” ujar salah satu pejabat AS.

Gelombang protes di Karachi pecah menyusul serangan gabungan yang diluncurkan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang dimulai pada Sabtu (28/2/2026).

 Aksi tersebut memicu kemarahan di sejumlah wilayah, termasuk di Pakistan.

Hingga kini, situasi di sekitar Konsulat AS di Karachi dilaporkan masih berada dalam pengawasan ketat aparat keamanan setempat.
 
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.