Pegawai dan Ajudan Walikota Prabumulih Diduga Lakukan Pengeroyokan, Kini Dilaporkan ke Polisi
Slamet Teguh March 03, 2026 09:01 PM

 

Laporan wartawan Tribun Sumsel, Edison Bastari

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH - Warga Jalan Lingkar Timur Kecamatan Prabumulih Selatan kota Prabumulih, Senin (2/3/2026) malam mendadak gempar adanya aksi perkelahian.

Berdasarkan informasi berhasil dihimpun dugaan perkelahian terjadi antara masyarakat dengan diduga pegawai serta ajudan walikota Prabumulih serta sejumlah oknum aparat.

Peristiwa tersebut terjadi di depan kediaman pribadi Walikota Prabumulih H Arlan di Jalan Lingkar Timur tepatnya tak jauh dari Yard milik H Arlan.

Bahkan menurut informasi di lapangan, dalam peristiwa itu beberapa kali terjadi letusan senjata api diduga untuk membubarkan perkelahian tersebut.

Belum diketahui pasti apa penyebab terjadinya perkelahian yang melibatkan masyarakat dan diduga pegawai serta oknum aparat ajudan walikota Prabumulih tersebut.

Namun dari hasil liputan di lapangan didapat informasi jika peristiwa itu bermula ketika pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.

Mobil Honda Brio merah ditumpangi warga yang merupakan Abi Rahmad Rizky ditabrak dari belakang oleh Pajero hitam diduga ditumpangi pegawai dan ajudan H Arlan di kawasan Simpang Tiga Bakaran.

Abi yang mengetahui informasi itu lalu mendatangi lokasi bersama Innaka dan setelah tiba di lokasi ada tiga pria turun dari mobil Pajero dan membentak Abi dan Innaka. Kemudian terjadi dugaan pemukulan dan terjadi adu jotos di lokasi tersebut lalu tiga pria dari mobil Pajero lalu kabur.

Abi yang mengetahui jika satu diantara pelaku merupakan pegawai H Arlan kemudian melaporkan peristiwa pemukulan itu ke ayahnya Adi Susanto. Kemudian bersama sang ayah dan warga mendatangi kediaman pribadi Walikota Prabumulih H Arlan di Jalan Lingkar Timur.

"Tiba di lokasi, Adi Susanto lalu disuruh masuk, sedangkan saya bersama Abi dan lainnya disuruh menunggu di luar pagar. Setelah Adi Susanto masuk, beberapa pria keluar dari rumah H Arlan dan langsung melakukan pemukulan secara bersama-sama," ungkap Innaka dalam laporannya ke Polres Prabumulih.

Baca juga: 254 Pejabat Prabumulih Dilantik, H Arlan Siap Rolling Jabatan Jika Kinerja Buruk

Baca juga: Target 1 di Setiap Desa/Kelurahan, Arlan Siapkan 35 Titik Lahan Koperasi Merah Putih di Prabumulih

Sementara itu Adi Susanto kepada wartawan mengaku dirinya datang ke lokasi dengan niat menengahi dan meredam situasi namun justru mendapat perlakuan tidak menyenangkan.

"Saya datang kesana bertujuan untuk menanyakan serta untuk menenangkan dan menengahi agar kejadian tidak berlanjut, mengingat saya selaku Ketua LSM APM mengenal baik Cak Arlan. Namun saya justru disambut dengan ucapan yang sangat menyakitkan, bahkan saya sendiri ikut menjadi korban pengeroyokan," ungkapnya kepada wartawan.

Adi menegaskan bahwa persoalan itu bukan semata soal harga diri, melainkan luka batin sebagai orang tua dari Abi yang diduga menjadi korban penganiayaan oknum pegawai sang walikota. 

"Ini soal harga diri, rasa sakit sebagai orang tua ketika anak-anak diperlakukan seperti itu apalagi kejadian di depan mata. Saya yakin di linkungan rumah Cak Arlan pasti ada CCTV mari kita buka rekamam CCTV nya. Harapan saya, kejadian ini diproses sesuai hukum yang berlaku dan seadil-adilnya," tegasnya.

Atas peristiwa tersebut, Adi Susanto telah melaporkan kejadian ini ke Subdenpom dan Polres Prabumulih untuk diproses lebih lanjut.

Sementara itu dari pihak pegawai H Arlan dari informasi didapat melapor juga ke Polsek Prabumulih Timur, namun sayang Kapolsek Prabumulih Timur Iptu Ulta dikonfirmasi via telepon WhatsApp tidak memberikan jawaban.

Sementara Kapolres Prabumulih AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIk MSi melalui Kasat Reskrim AKP Jon Kenedi SH MSi membenarkan adanya kejadian itu namun dirinya belum membaca laporan (LP).

"Saya belum baca LP-nya, kanit Pidum lagi cek TKP (Tempat kejadian perkara-red) lagi," ungkap Kasat Reskrim kepada Tribun Sumsel.

 

 

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.