Istimewanya Perayaan Cap Go Meh di Jakarta, Dihadiri Mantan Gubernur DKI
GH News March 03, 2026 10:10 PM
Jakarta -

Perayaan Cap Go Meh di kawasan pecinan di Pancoran Glodok, Jakarta Barat, disambut oleh antusiasme masyarakat Jakarta dan sekitarnya sedari pagi.

Ragam keseruan tersaji sejak pukul 10.00 WIB hingga menjelang berbuka puasa. Perayaan Cap Go Meh Jakarta ini sarat dengan akulturasi budaya China dengan Betawi, mulai dari penampilan ondel-ondel, tarian selendang dendang, tanjidor, engrang hingga barongsai dan liong.

"Peringatan Cap Go Meh di Glodok Pancoran ini memperlihatkan, mempertunjukkan bagaimana budaya Tionghoa yang kemudian sudah mengalami akulturasi dengan Betawi dan juga dengan Jakarta," kata Pramono kepada awak media di lokasi, Selasa (3/3/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan perayaan Tahun Baru Imlek 2026 ini merupakan perayaan yang paling meriah, terlihat dari sudut-sudut Kota Jakarta semarak dihiasi ornamen khas Imlek.

"Yang nama Imlek ini belum pernah semeriah ini, baik itu yang diadakan di Lapangan Banteng, Bundaran HI, SCBD, pusat-pusat pertokoan yang ada. Dan kami menyaksikan, merasakan bahwa kehidupan harmonisasi, keberagaman Jakarta ini sungguh sangat baik," papar Pramono.

Perayaan Cap Go Meh Jakarta 2026Perayaan Cap Go Meh Jakarta 2026 Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Sebagai informasi, Cap Go Meh merupakan sebuah penutup dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek. Dan pada kesempatan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan.

Sehingga kegiatan tersebut menambahkan keistimewaan yang berbeda karena bercampur dengan budaya khas Ramadan.

"Bahkan ketika pergantian dari Imlek menyambut Ramadan, pelaksanaannya berjalan dengan baik dan semua orang terperangah bahwa pergantian ornamentnya juga dilakukan secara baik," ungkapnya.

Perayaan Cap Go Meh Jakarta 2026Perayaan Cap Go Meh Jakarta 2026 Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Adapun mantan-mantan Gubernur DKI Jakarta yang hadir untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh ini. Mulai dari Sutiyoso, Fauzi Bowo hingga Anies Baswedan.

Sebagai penutup, Pramono mengatakan di Tahun Kuda Api ini yang terpenting adalah selalu berkahi keberuntungan, kedamaian, keberanian, dan juga keberlimpahan rezeki.

"Paling penting dan terpenting di (tahun) kuda api ini kita mendapatkan berkah, keberuntungan, kedamaian, keberanian, dan cuan yang banyak," ucapnya disambut tawa para hadirin.

Muhammad Lugas Pribady
Jurnalis detikcom
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.