TRIBUNJOGJA.COM, PADANG - Semen Padang akan menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (4/3/2026) pukul 21.00 WIB dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Laga ini menjadi momentum penting bagi tim berjuluk Kabau Sirah untuk keluar dari zona merah.
Namun, mereka dipastikan kehilangan satu pemain asingnya, Boubakary Diarra, akibat kartu merah saat Semen Padang dipermak Bhayangkara FC 0-4 pada pekan lalu.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta juga datang dengan kehilangan gelandang kreatif Ze Valente yang harus absen karena akumulasi kartu kuning.
Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, memastikan kondisi timnya dalam keadaan siap tempur meski tanpa Diarra.
“Kondisi pemain semua oke, cuma Diarra nggak bisa main karena kartu merah di game terakhir. Kalau kondisi yang lain semua oke, kita sudah latihan cukup positif dan cukup baik, dan semoga besok kita bisa menang,” ujar Dejan saat konferensi pers jelang laga, Selasa (3/3/2026) petang.
Menghadapi PSIM, Dejan mengakui kualitas lawannya.
Pada pertemuan sebelumnya di Stadion Sultan Agung, Bantul, Semen Padang harus mengakui keunggulan Laskar Mataram 0-1 lewat gol penalti.
“Kita sudah main lawan mereka kemarin di Jogja dan kalah 1-0 lewat penalti. Mereka tim berkualitas dan punya playmaker Ze Valente yang menjadi otak tim. Tapi ada beberapa pemain lokal yang berkualitas juga, kita harus hati-hati,” jelasnya.
Meski PSIM tanpa Ze Valente, Dejan menegaskan timnya tak ingin terlena. Fokus utama adalah meraih kemenangan demi memperbaiki posisi di klasemen.
“Dari strategi, kita cuma mau menang. Tidak penting bagaimana caranya, yang penting menang agar puji Tuhan kita bisa keluar dari zona merah besok,” tegasnya.
Ia juga menilai absennya satu pemain bukan jaminan keuntungan.
“Kadang-kadang banyak tim mengalami situasi pemain bisa main atau tidak. Yang penting bagaimana rotasi tim. Saya tidak tahu pasti kualitas pemain Jogja lainnya secara detail, tapi mereka tim bagus. Kalau kita tetap semangat dan kerja keras seperti saat main di rumah, pasti kita bisa menang,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Semen Padang, Kasim Botan, menyatakan kesiapan tim untuk mengamankan tiga poin di kandang.
“Untuk pertandingan besok, kami semua pemain sudah siap tanding. Kami sudah diberikan taktik oleh pelatih dan besok kami akan kerja keras untuk mendapatkan tiga poin. Amin,” katanya.
Laga ini juga menjadi momen spesial bagi Kasim yang di paruh pertama musim ini memperkuat PSIM. Ia mengaku termotivasi untuk menunjukkan performa terbaik.
“Tentunya ini motivasi buat saya untuk membuktikan kalau saya bisa bermain lebih baik dan fantastis. Sebagai pemain bola, ini adalah motivasi besar buat saya,” pungkasnya.