The Kmer’s Mania Tantang Semen Padang FC Menang Lawan PSIM Yogyakarta, Harus Amankan 3 Poin!
Rahmadi March 03, 2026 10:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Dukungan penuh kembali disiapkan The Kmer’s Mania jelang laga krusial Semen Padang FC menghadapi PSIM Yogyakarta di Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu (4/3/2026) pukul 21.00 WIB.

Pertandingan ini dinilai sangat menentukan bagi Kabau Sirah, mengingat persaingan di papan bawah klasemen yang semakin ketat. Setiap poin menjadi sangat berarti untuk menjaga posisi dan peluang bertahan.

Ketua Umum The Kmer’s Mania, Ihsan, menegaskan harapan besar suporter agar Semen Padang FC mampu mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

“Kami berharap pertandingan besok bisa meraih tiga poin. Situasi di klasemen bawah sangat sengit, siapa yang lengah pasti akan tergelincir. Jadi tidak ada alasan lagi, laga kandang harus dimaksimalkan,” ujar Ihsan kepada TribunPadang.com, Selasa (3/3/2026).

Menurutnya, tantangan besar kini berada di tangan pelatih Dejan untuk meramu komposisi pemain yang benar-benar siap tempur.

Baca juga: BPKH Pastikan Biaya Haji 2026 Turun, Jemaah Cukup Bayar Rp54,1 Juta, Simak Rincian Terbarunya!

Ia menilai secara permainan, Semen Padang FC sebenarnya sudah menunjukkan perkembangan positif sejak awal putaran kedua.

“Kita lihat waktu tandang ke Bali United, Semen Padang bisa tampil bagus, bahkan sempat unggul dua gol lebih dulu. Itu menunjukkan ada peningkatan signifikan. Tapi memang ada kelengahan yang membuat hasil akhir tidak maksimal,” katanya.

Ihsan juga menyinggung kemenangan atas Persita yang sempat membangkitkan optimisme publik. Namun, ia menyayangkan inkonsistensi performa setelahnya.

“Secara kualitas pemain sudah bagus. Tinggal bagaimana pelatih mencari solusi agar tim lebih konsisten. Ini tantangan yang harus segera dipecahkan,” tambahnya.

Senada dengan itu, Humas dan Infokom The Kmer’s Mania, Agung Putra, menegaskan pentingnya menjaga fokus hingga akhir kompetisi.

Baca juga: Semen Padang FC Siap Balas Dendam, Dejan Antonic Targetkan Menang Lawan PSIM Yogyakarta di Kandang

Ia berharap tak ada lagi poin yang terbuang, terlebih kompetisi semakin memasuki fase krusial.

“Perputaran liga makin menggila, semua klub berjuang untuk bertahan. Jangan sampai ada lagi poin yang lepas, apalagi di kandang sendiri,” ujarnya.

Agung meminta para pemain tetap disiplin menjalankan pola permainan yang telah dirancang pelatih serta tampil ngotot sepanjang pertandingan.

“Mainkan pola yang sudah diberikan pelatih, tetap kerja keras dan jangan kendor. Kami maunya menang dan menang,” tegasnya.

The Kmer’s Mania memastikan akan memenuhi tribun Stadion Haji Agus Salim untuk memberikan dukungan penuh kepada Kabau Sirah.

Mereka berharap atmosfer kandang mampu menjadi energi tambahan bagi Semen Padang FC untuk meraih kemenangan penting atas PSIM Yogyakarta.

Siap Balas Dendam

Semen Padang FC menatap laga penting kontra PSIM Yogyakarta di lanjutan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 dengan penuh optimisme. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Haji Agus Salim Padang, Rabu (4/3/2026) pukul 21.00 WIB.

Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Selasa (3/3/2026), Pelatih Semen Padang FC, Dejan Antonic, memastikan kondisi mayoritas pemain dalam keadaan siap tempur.

“Puji Tuhan dari kondisi pemain semua oke. Cuma Diarra dia tidak bisa main karena kartu merah di pertandingan terakhir. Kalau kondisi yang lain semua oke, sudah kita latihan cukup positif dan cukup baik. Semoga besok kita bisa menang,” ujar Dejan.

Absennya Diarra menjadi satu-satunya kendala berarti bagi tim Kabau Sirah. Sementara itu, kondisi Wakasso yang sebelumnya sempat diragukan, dipastikan sudah membaik.

“Kalau buat kondisi Wakasso, no problem. Dia kemarin sudah sembuh, sudah ikut treatment dokter, semua oke. Dia ikut latihan sama kita. Kita tidak terlalu banyak paksa karena tidak mau ambil risiko, tapi dari kondisi dia sudah oke,” jelasnya.

Baca juga: Cabai Merah Picu Inflasi Sumbar Februari 2026, Dharmasraya Catat Kenaikan Harga Paling Tinggi

Dejan mengakui PSIM Yogyakarta merupakan tim dengan materi pemain berkualitas. Pada pertemuan sebelumnya di Yogyakarta, Semen Padang FC harus mengakui keunggulan tuan melalui gol penalti.

“Kita sudah main lawan mereka di Yogyakarta, kita kalah lewat penalti. Itu satu tim yang punya kualitas dan punya satu pemain bagus yaitu Ze Valente. Saya pikir dia otak dari tim itu. Tapi ada beberapa pemain lokal yang juga punya kualitas. Kita harus benar hati-hati, jangan masuk dengan kepala panas, nanti bisa salah,” katanya.

Meski demikian, Dejan menegaskan target timnya hanya satu, yakni meraih kemenangan demi keluar dari zona merah klasemen.

“Strategi kita cuma satu, kita mau menang. Bagaimana caranya tidak penting, yang penting menang. Kalau kita bisa menang dan puji Tuhan bisa keluar dari zona merah,” tegasnya.

Terkait kemungkinan absennya Ze Valente di kubu PSIM, Dejan menilai situasi tersebut bukan jaminan keuntungan bagi timnya.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Sumbar Jelang Berbuka, Cek Daftar Wilayah Hujan Lebat

“Sekarang banyak tim punya situasi pemain bisa main atau tidak bisa main. Paling penting bagaimana tim bisa rotasi. Saya tidak tahu pasti situasi mereka, tapi Jogja itu satu tim yang cukup bagus, materi cukup bagus. Kalau kita tetap semangat dan kerja bagus, apalagi main di rumah, saya yakin kita bisa menang,” ujarnya.

Sementara itu, pemain Semen Padang FC, Kasim Botan, menegaskan seluruh pemain sudah siap menjalankan instruksi pelatih demi mengamankan tiga poin di kandang sendiri.

“Untuk pertandingan besok, kami semua pemain sudah siap bertanding. Kami sudah diberikan taktik oleh pelatih, dan besok kami akan kerja keras untuk mendapatkan tiga poin,” ucap Kasim.

Laga melawan PSIM Yogyakarta menjadi momentum penting bagi Semen Padang FC untuk memperbaiki posisi di klasemen dan keluar dari zona merah.

Dukungan penuh suporter di Stadion Haji Agus Salim diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Kabau Sirah dalam perburuan poin krusial tersebut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.