PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Bank Sumsel Babel (BSB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekosistem informasi yang edukatif dan bertanggung jawab melalui Kompetisi Karya Jurnalistik dan Video Konten Tahun 2026.
Mengusung tema utama "Kiprah Bank Sumsel Babel dalam Mendorong Pembangunan dan Penguatan Perekonomian Daerah", kompetisi tersebut menjadi ruang apresiasi bagi insan pers serta masyarakat umum untuk menghadirkan karya-karya terbaik mengenai peran strategis bank daerah dalam pembangunan ekonomi regional.
Adapun kompetisi terbagi dalam tiga kategori utama, yakni karya tulis jurnalistik, foto jurnalistik, dan video konten.
Untuk kategori jurnalistik, peserta wajib merupakan wartawan aktif dari media cetak, daring, televisi, atau radio yang berbadan hukum dan terverifikasi Dewan Pers.
Sementara kategori video konten terbuka bagi kreator konten, mahasiswa, pelajar, praktisi komunikasi kreatif, serta masyarakat umum.
Batas akhir pendaftaran dan pengumpulan karya ditetapkan pada 30 Juni 2026 pukul 15.00 WIB
Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Sumsel Babel, Teddy Kurniawan, mengatakan, ajang ini bukan sekadar perlombaan, namun juga bagian dari upaya memperkuat literasi publik terhadap fungsi dan kontribusi bank pembangunan daerah.
"Kompetisi ini merupakan bentuk apresiasi kami terhadap insan pers yang selama ini konsisten menghadirkan informasi berkualitas. Kami berharap lahir karya jurnalistik yang edukatif, faktual, dan bertanggung jawab, sekaligus mampu mengangkat peran strategis bank daerah dalam mendukung UMKM, memperluas inklusi keuangan, hingga mendorong transformasi layanan," kata Teddy kepada Bangka Pos, Selasa (3/3/2026).
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kompetisi 2026 ini menggunakan skema Finalis Top 20 untuk setiap kategori.
Menurut Teddy, skema tersebut menjadi bentuk penghargaan awal sekaligus proses kurasi guna menjaring karya terbaik dari seluruh penjuru Sumatera Selatan dan Bangka Belitung.
Teddy memastikan seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan menjunjung tinggi independensi pers, prinsip good corporate governance (GCG), serta kepatuhan terhadap regulasi dan kode etik profesi.
"Kami memastikan proses penjurian berjalan objektif dan profesional. Keputusan dewan juri bersifat final, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat," ujar Teddy.
Selain tema utama, panitia juga membuka sejumlah subtema opsional, di antaranya “Dukungan terhadap UMKM dan Ekonomi Kerakyatan”, “Inklusi dan Literasi Keuangan Transformasi dan Inovasi Layanan Perbankan Daerah”, “Tata Kelola, Keberlanjutan, dan Peran Strategis Bank Daerah”.
Teddy menambahkan, karya yang diikutsertakan minimal berjumlah lima untuk setiap kategori yang diikuti dan harus telah dipublikasikan sesuai ketentuan masing-masing kategori.
"Kami ingin karya yang benar-benar diproduksi secara serius dan menunjukkan konsistensi liputan atau produksi konten," katanya.
Seluruh proses pendaftaran dan pengumpulan karya dilakukan secara daring melalui email resmi panitia.
Peserta wajib melengkapi formulir, identitas diri, bukti publikasi, serta surat pernyataan keaslian karya.
Batas akhir pendaftaran dan pengumpulan karya ditetapkan pada 30 Juni 2026 pukul 15.00 WIB.
Kompetisi ini terbuka tanpa dipungut biaya dan tidak berlaku bagi pegawai internal Bank Sumsel Babel.
Dengan mengirimkan karya, peserta dianggap telah memahami dan menyetujui seluruh ketentuan yang berlaku.
Panitia menegaskan bahwa karya yang tidak sesuai kategori, tidak lengkap secara administratif, atau melewati tenggat waktu, tidak akan diproses.
Sebagai bank pembangunan daerah yang berperan dalam menggerakkan sektor riil dan pembiayaan UMKM di Sumatera Selatan serta Bangka Belitung, Bank Sumsel Babel berharap kompetisi ini mampu memperkaya narasi pembangunan ekonomi daerah.
"Melalui karya jurnalistik dan konten kreatif yang berkualitas, publik dapat memahami lebih dalam bagaimana bank daerah hadir dan tumbuh bersama masyarakat," tutur Teddy. (t2)