TRIBUN-BALI.COM - Satu per satu personel Polres Jembrana menyerahkan cup plastik berukuran kecil kepada petugas Si Dokkes di Auditorium Jembrana, Selasa (3/3).
Adalah pelaksanaan tes urine yang kali ini menyasar para pejabat utama (PJU) kepolisian di Gumi Makepung sebagai upaya memastikan personel bebas dari penyalahgunaan narkotika. Apalagi, belakangan ini, Korps Bhayangkara ini sempat diguncang kasus penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan tersebut urine tersebut dipimpin oleh Kasi Propam AKP I Nyoman Yasa bersama personel Sipropam, serta didampingi Pejabat Sementara (PS) Kasi Dokkes Aiptu I Gusti Bagus Adi Sadnyana bersama anggota Sidokkes sejak pukul 08.30 Wita.
Sedikitnya ada 20 PJU yang menyerahkan urine yang ditempatkan pada cup plastik kecil untuk kemudian dilakukan deteksi oleh petugas Dokkes.
Baca juga: SURVEI Sapras di Sepanjang Jalur Mudik, Tim Gabungan Temukan Jalan Berlubang dan LPJ Mati
Baca juga: TRAGEDI Crash dengan Truk, Pikap Terperosok di Jalur Tengkorak, Begini Kondisi Kedua Sopir
"Kegiatan ini (tes urine) untuk memastikan seluruh personel, khususnya pejabat utama, tetap disiplin dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Hal ini penting agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan profesional serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Kapolres Jembrana, AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati, Selasa (3/3).
Menurutnya, pengawasan terhadap personel akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga marwah institusi. Yakni dengan tes urine yang menjadi langkah deteksi dini sekaligus bentuk pengawasan internal untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.
Sesuai hasil pemeriksaan terhadap seluruh peserta kegiatan, tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan narkoba. Seluruh pejabat utama yang mengikuti kegiatan dinyatakan negatif.
"Tentunya ini kita akan lakukan secara rutin dan berkala sebagai deteksi dini dan pencegahan anggota Polri menyalahgunakan narkotika," tandasnya. (mpa)