Safari Ramadan 1447 H di Asahan, Wakapolda Sumut Tekankan Persatuan dan Stabilitas Keamanan
Muhammad Tazli March 04, 2026 01:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, ASAHAN – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Polda Sumatera Utara, Sonny Irawan, menghadiri kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Masjid Al Huda, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan, Senin (2/3/2026).

Kegiatan yang dirangkai dengan buka puasa bersama tersebut dihadiri Bupati Asahan dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan beserta pejabat utama Polres Asahan, para kepala SKPD, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta unsur Muspika Kecamatan Air Batu dan Sei Dadap.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Sonny Irawan mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum Ramadan sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah dan mempererat silaturahmi.

“Ukhuwah Islamiyah bukan sekadar istilah, melainkan ikatan persaudaraan yang dilandasi kasih sayang, solidaritas, saling menghormati, serta saling menjaga. Inilah fondasi yang menguatkan umat dan menjadi pilar kokoh persatuan bangsa,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa terjaganya persaudaraan akan melahirkan harmoni dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, Kabupaten Asahan yang dikenal beradat dan menjunjung tinggi budaya Melayu yang santun serta religius, memiliki kearifan lokal yang harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Nilai kebersamaan seperti ‘berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’ hendaknya terus menjadi napas dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Baca juga: Polda Sumut Resmikan Dua SPPG lagi di Asahan, Penerima Manfaat MBG Tembus 346 Ribu Orang

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda juga mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi antarumat beragama dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman. Ia menegaskan bahwa keamanan tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan gangguan, melainkan hadirnya rasa aman di tengah keluarga, tempat ibadah, lingkungan kerja, dan ruang sosial masyarakat.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peran bersama dalam memerangi berbagai penyakit masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, minuman keras, serta bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang berpotensi merusak generasi dan memecah persaudaraan.

“Kami dari Polda Sumatera Utara berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun menjaga keamanan bukan hanya tugas Polri semata, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama bulan suci Ramadan. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.