Taktik Bola Mati Arsenal Dinyinyirin Para Pelatih Liga Inggris, Arteta Beri Respons Berkelas
Zulfikar Pamungkas March 04, 2026 02:33 AM

GLYN KIRK/AFP
Mikel Arteta memberikan respons berkelas usai Arsenal kena nyinyir para pelatih Liga Inggris soal bola mati.

BOLASPORT.COM – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan respons berkelas usai para pelatih Liga Inggris menyinyir soal taktik bola mati yang jadi andalan timnya.

Pada musim 2025-2026, The Gunners menjadi tim dengan kemampuan bola mati paling mematikan, terutama saat sepak pojok.

Pada perhelatan Liga Inggris, Arsenal tercatat sudah mencetak 22 gol dari situasi bola mati.

Catatan tersebut menjadi yang terbanyak bila dibandingkan klub-klub lain yang bertarung di kompetisi serupa.

Terkini, dua gol dicetak Meriam London lewat skema sepak pojok saat menang 2-1 atas Chelsea, Minggu (1/3/2026) WIB.

Hal tersebut lantas membuat pelatih seperti Arne Slot (Liverpool) dan Fabio Hurzeler (Brighton) melancarkan kritikan pedas.

"Sekarang, sebagian besar pertandingan yang saya tonton di Liga Primer, bagi saya, bukanlah sesuatu yang menyenangkan untuk ditonton," kata Slot, soal taktik bola mati.

"Tidak ada yang menyadarinya, tetapi ketika Arsenal mendapat sepak pojok dan mereka unggul, terkadang mereka menghabiskan lebih dari semenit untuk tendangan sudut," ucap Hurzeler.

Adanya serangan-serangan dari para pelatih rival membuat Mikel Arteta buka suara dan memberikan respons berkelas.

Alih-alih tersinggung, pelatih asal Spanyol itu justru kesal karena Arsenal tak bisa efisien saat menghadapi situasi bola mati.

Menurut dia, anak asuhnya memang banyak mencetak gol lewat situasi itu, tetapi gol yang dilahirkan justru sedikit.

Bahkan Arteta merasa jika The Gunners juga tak efisien dalam bertahan di situasi bola mati sehingga mudah dibobol lawan.

"(Kritik dari pelatih rival) adalah bagian dari pekerjaan saya," tutur Arteta, dikutip BolaSport.com dari The Athletic.

"Saya (justru) kecewa karena kami tidak mencetak lebih banyak gol, dan kami juga kebobolan (saat bola mati)," tambahnya.

Eks asisten Pep Guardiola di Manchester City itu mengaku tak peduli dengan nyinyiran dari para pelatih rival.

Arteta justru meminta anak asuhnya tetap dominan dalam situasi bola mati sekaligus dominan secara keseluruhan.

"Kami ingin menjadi tim terbaik dan paling dominan dalam setiap aspek permainan, dan itulah arah dan tujuan tim ini," lanjutnya.

"Sebagai sebuah klub, kami ingin menjadi seperti itu, jadi kami berusaha untuk mewujudkannya," terangnya.

Arteta lantas menambahkan jika Arsenal bergantung pada bola mati, maka hal ini merupakan bentuk adaptasi permainan.

Pasalnya, setiap lawan yang dihadapi memiliki karakteristik masing-masing dan timnya tak bisa melulu menggunakan taktik yang sama.

Hal ini terlihat dari tim-tim lain yang juga mulai menggunakan bola mati, terutama sepak pojok untuk mencetak gol.

"Saat ini semua tim beradaptasi. Chelsea, lihat kualitas mereka, berapa banyak gol dar bola mati yang dicetaknya," imbuh Arteta.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.