Kemenangan Barcelona Buyar, Atletico Madrid Melaju ke Final Copa del Rey dengan Agregat 4-3
Suci BangunDS March 04, 2026 07:30 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Atletico Madrid mencapai final Copa del Rey pertama mereka dalam 13 tahun setelah mengalahkan Barcelona dengan agregat 4-3, Rabu (4/3/2026).

Pada leg pertama di Metropolitano, Atletico superior bisa menghasilkan empat gol dalam 45 menit pertama dan bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Tapi di Camp Nou, giliran Barcelona yang mendominasi. Tim asuhan Hansi Flick itu tampil agresif sejak peluit kick-off dibunyikan, bermain dengan tempo tinggi, dan menekan pertahanan Atletico.

Hal itu membuat Atletico Madrid besutan Diego Simeone sulit mengembangkan permainannya, dan keluar dari area pertahanan mereka.

Tekanan itu juga membuat Griezmann dan kolega akhirnya melakukan kesalahan-kesalahan individu karena kehilangan bola.

Setelah setengah jam babak pertama, tempo permainan dan tekanan Barcelona mulai menurun. 

Tapi di saat itulah mereka berhasil mencetak gol.

SELEBRASI BARCELONA - Pemain Barcelona merayakan gol ke gawang Real Racing Santander pada babak 16 besar Copa del Rey 2025/2026 di Estadio El Sardinero pada Jumat (16/1/2026). (Website Barcelona - 16/1/2026)
SELEBRASI BARCELONA - Pemain Barcelona merayakan gol ke gawang Real Racing Santander pada babak 16 besar Copa del Rey 2025/2026 di Estadio El Sardinero pada Jumat (16/1/2026). (Website Barcelona - 16/1/2026) (FC Barcelona)

Berawal dari tendangan sudut yang diberikan kepada Lamine Yamal, ia melewati Ademola Lookman yang berada di sisi sayap.

Kemudian, Yamal mengirim umpan silang ke kotak penalti yang dikonversikan menjadi gol oleh Marc Bernal karena berdiri tanpa kawalan pemain Atletico.

Setelah gol tersebut, arah permainan berubah. Atletico keluar dari areanya untuk menciptakan peluang, dan memaksa Barcelona bermain di area pertahanannya.

Griezmann memiliki dua peluang, satu di antaranya mengenai mistar gawang. Tapi sayang, keduanya offside.

Sebelum jeda, Lookman punya peluang emas Ketika Marcos Llorente melakukan serangan pertama ke area pertahanan Barcelona di sisi kanan.

Umpan silang Simeone berhasil mengarah ke Lookman di kotak penalti, tetapi sundulannya melenceng dari gawang Barcelona.

Apes bagi Atletico, di injury time babak pertama Barcelona berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.

Umpan cepat antara Yamal dan Ferran Torres membuat Pedri lolos dari kawalan pemain lawan dan membuatnya masuk ke kotak penalti.

Melihat pergerakan Pedri, Marc Pubill menjatuhkannya di area terlarang dan wasit menunjuk titik putih untuk Barcelona.

Raphinya yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk merubah keadaan.

Di babak kedua, agresivitas Barcelona berkurang, namun tim asuhan Hansi Flick bermain lebih tenang dengan memainkan tempo.

Dalam 10 menit pertama, Yamal dan kolega sudah merepotkan barisan pertahanan Atletico Madrid dan memaksa Juan Musso bekerja keras di bawah mistar gawang.

Kiper Atletico Madrid itu, tercatat melakukan empat blok secara berturut-turut dalam menghentikan serangan Barcelona.

Pada menit ke-60 Simeone melakukan pergantian pemain, Sorloth dan Molina masuk agar Marcos Llorente punya ruang gerak di lini tengah.

Upaya itu cukup berdampak. Atletico Madrid mendapat kesempatan menguasai bola dalam tempo waktu yang cukup lama, dan tentunya semakin menguras fisik Barcelona yang selama ini bermain dominan dengan penuh tekanan.

Tapi terjadi lagi, di saat Barcelona menurunkan tempo agar Atletico Madrid dapat mengembangkan permainan mereka, ruang justru terbuka dan peluang tercipta.

Momentumnya terjadi pada menit ke-72 dari tendangan sudut.

Umpan Joao Cancelo ke kotak penalti berhasil dikonversikan menjadi gol oleh Marc Bernal dengan sundulannya.

Dua gol tersebut, membuat Bernal mencatatkan rekor baru sebagai pemain termuda Barcelona 18 tahun 281 yang mencetak brace dalam satu pertandingan Copa del Rey sejak musim 2013/2014.

Di sisa waktu pertandingan,tensi permainan tidak banyak mengalami perubahan, Barcelona mendominasi.

Sementara Atletico Madrid mendapat kesempatan dari bola-bola kesalahan pemain Barcelona, dan sekalinya mencapai sepertiga akhir lapangan, finising menjadi kendala.

Beruntungnya, Atletico Madrid mampu mempertahankan keunggulan hingga enam menit tambahan waktu babak kedua.

Dan Atletico pun akhirnya melaju ke final karena menang agregat 4-3 dari Barcelona.

Kesempatan ini adalah final Copa del Rey ke-20 bagi Atletico Madrid dalam sejarah klub, dan yang kedua dalam masa jabatan Simeone.

Final pertamanya di musim 2012/2013, Atletico Madrid menghadapi Real Madrid dan menang dengan skor akhir 2-1.

Atletico Madrid akan menghadapi pemenang antara Bilbao vs Real Sociedad. Saat ini, Sociedad unggul agregat 1-0 atas Bilbao.

Leg kedua Real Sociedad vd Bilbao baru akan berlangsung pada Kamis (5/3/2026) pukul 03.00 WIB.

Sementara untuk jadwal final Copa del Rey akan berlangsung pada Senin, 19 April 2026 pukul 02.00 WIB di Estadio Olimpico de La Cartuja.

(Tribunnews.com/Sina)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.