Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-15 Ramadhan, Didoakan Secara Khusus Oleh Malaikat Penjaga Arsy
Muliadi Gani March 04, 2026 01:54 PM

 

PROHABA.CO -  Memasuki pertengahan bulan suci Ramadhan, semangat ibadah umat Muslim diharapkan tetap terjaga.

Salah satu malam yang memiliki keutamaan istimewa adalah malam ke-15 Ramadhan.

Keutamaan ini kerap dijadikan motivasi bagi umat Muslim agar tetap istiqamah dalam menjalankan shalat tarawih, khususnya saat memasuki pertengahan Ramadhan, di mana sebagian orang mulai mengalami penurunan semangat ibadah.

Ibadah sunnah ini bukan sekadar pelengkap, tetapi menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan lebih khusyuk dan penuh harap.

Memasuki malam ke-15 bulan suci Ramadhan, ibadah shalat tarawih diharapkan semakin meningkat.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum memperbanyak ibadah serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Setiap malam di bulan penuh berkah ini diyakini memiliki keutamaan tersendiri bagi mereka yang istiqamah menjalankannya.

Dalam kitab Durratun Nashihin, disebutkan bahwa keutamaan shalat tarawih pada malam ke-15 Ramadhan adalah mendapatkan doa dan permohonan ampun dari para malaikat, termasuk malaikat yang memikul Arsy dan malaikat penjaga Kursi.

وَفِى اللَّيْلَةِ الْخَامِسَةَ عَشَرَةَ تُصَلِّى عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ وَحَمَلَةُ الْعَرْشِ وَالْكُرْسِىِّ

Artinya: Pada malam kelima belas, para malaikat, malaikat penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan ampunan untuknya.

Dijelaskan bahwa, Arsy adalah singgasana Allah yang agung, dan terdapat malaikat-malaikat khusus yang ditugaskan untuk memikul atau menjaga Arsy. 

Mereka adalah malaikat yang sangat dekat dengan Allah dan memiliki kedudukan tinggi di sisi-Nya.

Kemudian Kursi dalam konteks ini adalah bagian dari keagungan Allah yang lebih kecil dibandingkan Arsy. 

Malaikat yang menjaga Kursi juga termasuk malaikat yang memiliki kedudukan khusus dan tugas penting dalam menjalankan perintah Allah.

Artinya, orang yang melaksanakan shalat tarawih pada malam ke-15 Ramadhan akan didoakan secara khusus oleh para malaikat tersebut agar dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT.

Janji ini menjadi motivasi spiritual yang kuat bagi setiap Muslim untuk tidak mengendurkan ibadahnya, terlebih ketika Ramadhan mulai memasuki pertengahan.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-14 Ramadhan, Allah Tidak Akan Menghisabnya di Hari Kiamat

Amalan Malam ke-15 Ramadhan

Selain fadhilah yang disebutkan dalam kitab tersebut, terdapat pula sejumlah tradisi ibadah yang mulai diamalkan sejak malam ke-15 Ramadhan.

Pertama, membaca doa qunut pada rakaat terakhir shalat witir. 

Dalam sejumlah pendapat ulama, doa qunut disunnahkan dibaca mulai pertengahan Ramadhan hingga akhir.

Kedua, terdapat pula tradisi perubahan bacaan surat pendek dalam shalat tarawih.

Surat Al-Qadr dibaca pada rakaat pertama sebagai pengganti susunan surat sebelumnya, sebagai bentuk variasi sekaligus penghayatan makna turunnya Al-Qur’an di bulan Ramadhan.

Malam ke-15 juga menandai hampir berakhirnya fase kedua Ramadhan yang dikenal sebagai fase maghfirah atau ampunan.

Pada fase ini, semangat sebagian jamaah biasanya mulai menurun.

Padahal, kesempatan meraih ampunan dan keutamaan masih terbuka lebar.

Shalat tarawih sendiri berstatus sunnah muakkad, yakni ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan.

Meski tidak wajib, keutamaan yang dijanjikan begitu besar.

Melewatkan malam-malam penuh berkah tanpa berusaha meraih pahala tentu menjadi kerugian bagi setiap mukmin.

Karena itu, malam ke-15 dapat dijadikan sebagai titik penguat komitmen untuk tetap istiqamah hingga akhir Ramadhan.

Jangan biarkan semangat hanya membara di awal bulan, lalu redup di pertengahan.

Justru di fase inilah konsistensi diuji.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-13 Ramadhan, Selamat dari Keburukan di Hari Kiamat

Niat Shalat Tarawih

- Niat Shalat Tarawih berjamaah:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muman lillahi ta'aalaa

Artinya: Aku niat shalat tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta'ala.

- Doa niat Shalat Tarawih sendiri:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatattarawihi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala

Artinya: Aku niat shalat tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Doa Niat Shalat Tarawih sebagai Imam:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى

Ushallii sunnatat-taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'alaa.

Artinya: Aku niat shalat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta'alaa.

Mari jadikan momentum malam ke-16 sebagai pengingat bahwa setiap langkah menuju masjid, setiap rakaat yang ditunaikan, dan setiap doa yang dipanjatkan akan menjadi cahaya penerang di hari perhitungan kelak.

Semoga kita termasuk golongan hamba yang mendapatkan ridha Allah SWT.

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-12 Ramadhan, Pada Hari Kiamat Wajah Bersinar Seperti Bulan Purnama

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-11 Ramadhan, Diampuni Dosa Seperti Bayi Baru Lahir

Baca juga: Keutamaan Shalat Tarawih Malam ke-10 Ramadhan, Allah Akan Memberikan Kebaikan Dunia dan Akhirat

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.