TRIBUNWOW.COM - Inilah 2 sosok pemain anyar Persis Solo dan Arema FC yang alami cedera dan akhiri musim 2025/2026 lebih cepat.
Dilansir TribunWow.com, Persis Solo dan Arema FC tengah mengalami nasib tak menguntungkan dalam perjuangannya untuk membenahi posisi klasemen sementara Super League 2025/2026.
Kondisi ini tak terlepas dari Persis Solo yang kehilangan winger yang baru didatangkan pada paruh musim lalu.
Sementara Arema FC malah kehilangan bek asal Brasil yang notabene dicanangkan untuk membenahi lini belakangnya yang keropos di putaran pertama.
Berikut kedua sosok pemain dan update cederanya:
Baca juga: Arema FC Diberi Hati Minta Jantung: Persija Jakarta Dipaksa Rugi Bandar? 1 Diiming-imingi Jabatan
1. Persis Solo (Febri Hariyadi)
Pemain yang didatangkan dari Persib Bandung dengan status pinjaman ini mengalami kejadian tidak diinginkan segera setelah melakukan debut bersama Persis Solo.
Febri Hariyadi mengalami cedera cukup berat yang mengharuskan dirinya menjalani operasi, sehingga berpotensi absen dalam waktu lama.
Febri baru saja tampil dalam laga perdana bersama Persis Solo saat menghadapi PSBS Biak pada pekan ke-22.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu (21/2/2026) menyaksikan dia bermain selama 32 menit setelah memasuki lapangan pada babak kedua.
Seperti dikutip dari Bolasport.com, Dokter Tim Persis Solo Iwan Wahyu menyampaikan bahwa sang pemain harus beristirahat selama 6-8 bulan.
"Hari ini tadi kita sudah konsultasi ke dokter ortopedi dan memang harus diharuskan untuk segera naik meja operasi. Kalau memang operasi, dia harus istirahat 6-8 bulan," ucapnya.
Dengan demikian, dapat dipastikan Febri Hariyadi tidak akan bisa kembali bermain hingga kompetisi Super League 2025/2026 berakhir.
Mengenal Febri Hariyadi
Dikutip dari Transfermarkt, Febri Hariyadi adalah pemain sepak bola profesional Indonesia yang lahir pada 19 Februari 1996 di Bandung.
Febri hariyadi bermain sebagai sayap kanan dengan kaki kanan dominan, dan saat ini bermain untuk Persis Solo.
Ia memulai pendidikan sepak bola di SSB Pro Uni Bandung tahun 2005-2010, kemudian bergabung dengan akademi Persib Bandung pada 2010 dan menjadi bagian dari angkatan pertama diklat Persib Bandung tahun 2013.
Debut profesionalnya bersama Persib Bandung terjadi pada April 2016 dalam laga Indonesia Soccer Championship A kontra Sriwijaya FC.
Pada periode 2017-2019, pemain dengan harga pasar Rp 1,74 miliar ini berada di masa keemasan, bahkan mencatatkan 9 gol serta 8 assist pada musim 2019 dan menjadi top skor lokal Persib.
Namun mulai musim 2021, performanya menurun akibat cedera beruntun, dan pada musim 2025/2026 ia hanya tampil 8 kali dengan total 137 menit bermain dan mencetak 1 gol untuk Persib Bandung sebelum dipinjamkan ke Persis Solo pada paruh musim.
Sayangnya, baru debut dengan Persis Solo Febri Hariyadi mengalami cedera robekan ACL dan meniskus pada lutut kiri akibat salah tumpuan, yang membuatnya harus menjalani operasi dan menepi selama 6-8 bulan, sehingga musim ini praktis berakhir untuknya.
Secara internasional, pemain dengan tinggi badan 1,68 m ini pernah membela Timnas Indonesia U-19, U-23, dan tim utama.
Debut untuk tim utama pada 21 Maret 2017 melawan Myanmar, dan ia membantu Timnas U-23 meraih medali perunggu di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, dengan total 19 penampilan tanpa gol untuk tim utama.
Baca juga: Muncul di Latihan Al Nassr, Hoax Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi ke Madrid Pakai Jet Pribadi
Profil Febri Hariyadi
Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil Hariyadi:
Nama lengkap : Febri Hariyadi
Tanggal lahir / Umur : 19 Februari 1996 (30)
Tempat kelahiran : Bandung
Tinggi : 1,68 m
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Penyerang - Sayap Kanan
Kaki dominan : Keduanya
Klub saat ini : PERSIS Solo
Bergabung : 1 Februari 2026
Kontrak berakhir : 31 Mei 2026
Dipinjam dari : PERSIB Bandung
Kontrak disana : -
Berakhir : -
Harga pasar : Rp 1,74 miliar
Statistik berdasarkan klub
PERSIB Bandung: 165 pertandingan, 20 gol, 20 asist, 18 kartu kuning, 10.723 menit bermain.
PERSIS Solo: 1 pertandingan, 0 gol, 0 asist, 0 kartu kuning, 32 menit bermain.
2. Arema FC (Walisson Maia)
Walisson Maia resmi bergabung dengan Arema FC pada 5 Februari 2026 melalui skema transfer bebas dari klub Liga Brasil, Vila Nova FC.
Pemain berusia 34 tahun tersebut telah tampil dalam empat pertandingan dengan total waktu bermain 307 menit untuk Arema FC di putaran kedua musim ini, meskipun belum mencatatkan gol atau assist.
Sayangnya, Walisson Maia harus mengakhiri musimnya bersama Arema FC lebih awal akibat cedera.
Dilansir TribunWow.com dari SuryaMalang pada Selasa (3/3/2026), Walisson mengalami patah tulang fibula yang didapatkannya saat Arema FC bertanding melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis (26/2/2026).
Dokter Arema FC, dr Nanang Tri Wahyudi, menjelaskan bahwa proses pemulihan akan membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Dia (Walisson) patah tulang fibula, butuh waktu pemulihan mungkin sekitar tiga bulan," jelasnya, menambahkan bahwa Walisson akan absen hingga akhir musim 2025/2026.
Kepergiannya menjadi kerugian besar bagi Arema FC, terutama mengingat klub akan menghadapi sejumlah lawan kuat dalam laga-laga mendatang.
Mengenal Walisson Maia
Dikutip dari Transfermarkt, Walisson Maia, atau nama lengkapnya Walisson Moreira Farias Maia, adalah pemain sepak bola profesional Brasil yang lahir pada 21 Agustus 1991 di Natividade, Tocantins, Brasil.
Walisson Maia bermain sebagai bek tengah, saat ini berkontribusi untuk Arema FC di BRI Super League 2025/2026.
Ia memulai karier muda di akademi klub lokal seperti Toledo, Pato Branco, hingga bergabung dengan sistem pemuda Coritiba.
Debut profesionalnya dengan tim utama Coritiba terjadi pada 5 Juni 2011 dalam laga Serie A kontra Vasco da Gama.
Selama di Coritiba (2011-2019), pemain dengan harga pasar Rp 434,54 juta ini tampil sebanyak 46 kali dengan mencetak 1 gol, serta menjalani beberapa masa pinjaman ke klub seperti Ituano, Fortaleza, ASA, J. Malucelli, Boa Esporte, dan Atlético Sorocaba.
Pada 2012, Walisson Maia mencetak gol profesional pertamanya saat bermain untuk ASA dalam laga Serie B kontra Boa.
Setelah masa di Coritiba berakhir, ia bergabung dengan klub seperti Água Santa (2020), Botafogo-SP (2020), Vila Nova (2021), Al-Fahaheel (2021-2022), SHB Đà Nẵng (2022), dan Criciúma (2023-2024) sebelum kembali ke Vila Nova pada awal 2025.
Pada paruh musim 2025/2026, ia direkrut Arema FC untuk menggantikan Luis Gustavo yang cedera.
Namun, dalam laga kontra Borneo FC pada menit ke-62, ia mengalami patah tulang fibula akibat salah tumpuan dan harus menjalani pemulihan selama sekitar tiga bulan, dengan pilihan tidak menjalani operasi.
Semasa kariernya di sepak bola, Walisson Maia telah mencatat 287 pertandingan, 5 gol, 4 asist, 54 kartu kuning, dan 21.910 menit bermain.
Profil Walisson Maia
Dikutip dari Transfermarkt, berikut profil Walisson Maia :
Nama lengkap : Walisson Moreira Farias Maia
Tanggal lahir/umur : 21 Agustus 1991 (34 tahun)
Tempat lahir : Natividade, Brasil
Tinggi badan : 1,87 m
Kewarganegaraan : Brasil
Posisi : Bek tengah
Kaki dominan : Kanan
Agen pemain : Toninello FC
Klub saat ini : Vila Nova Futebol Clube (GO)
Bergabung : 1 Januari 2025
Kontrak berakhir : —
Statistik berdasarkan klub
(Peserta Magang dari Universitas Sebelas Maret, Ratna Desti Astuti/Tribunwow.com, Adi Manggala S)