Jalan Titian Beton Ambles Sebabkan Warga Terjatuh, Masyarakat Minta Wako Bertindak
tarso romli March 04, 2026 07:27 PM

 

 


SRIPOKU.COM, PALEMBANG -  Akses jalan beton setapak atau jalan titian beton di kawasan padat penduduk, Jalan Simpang Sungki, Lorong Puskesmas, Kecamatan Kertapati, Palembang, mengalami kerusakan parah hingga ambles.

Kondisi ini membuat warga, terutama lansia, sering terjatuh saat melintas.

Warga setempat harus berjuang melewati jalan setapak yang kini nyaris terputus akibat lubang besar dan robohnya penopang jembatan. 

Padahal, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses keluar-masuk bagi warga di lingkungan tersebut.

Jayak, salah seorang warga sekitar mengungkapkan, bahwa kerusakan ini sudah berlangsung lama.

Selama ini, warga berinisiatif memperbaiki jalan secara swadaya menggunakan dana pribadi, namun kerusakan terus berulang.

"Ini sudah lama tidak diperbaiki. Kami sudah mengajukan laporan ke ketua RT, tetapi belum ada tanggapan dari pihak terkait di atas," ujar Jayak saat ditemui di lokasi, Rabu (4/3/2026).

Senada dengan Jayak, seorang warga yang sempat memviralkan kondisi jalan ini menyebutkan bahwa sudah banyak korban berjatuhan.

"Sudah lebih dari 40 orang yang terjatuh atau tergelincir di sini, mayoritas lansia. Bahkan beberapa waktu lalu, ada ibu hamil yang juga terjatuh," ungkapnya.

Kondisi memprihatinkan juga diceritakan oleh Mak Haji, sapaan akrab warga setempat.

Ia mengaku harus berpegangan pada tali jemuran agar bisa melewati bagian jalan yang ambles.

"Tulang tua ini jalannya sudah tidak lurus lagi, Nak. Harus pegangan tali kalau mau keluar lorong," ujar Mak Haji sambil mempraktikkan caranya berjalan menyusuri pinggiran jalan.

Ia menambahkan, warga sudah sering melapor namun hanya diminta untuk menunggu tanpa kepastian.

Meski warga sudah bergotong royong menyisihkan uang, keterbatasan dana membuat perbaikan hanya bersifat sementara dan alakadarnya.

Akibatnya, lubang kembali muncul dan membahayakan, terutama saat air pasang.

Saat ini, warga hanya menggunakan kayu sebagai jembatan darurat.

Mereka sangat berharap Pemerintah Kota Palembang memberikan perhatian serius.

"Kami lihat di media sosial, Bapak Ratu Dewa sering cepat tanggap memperbaiki jalan. Kami berharap jalan kami juga segera diperbaiki, karena warga di sini sudah tidak punya biaya lagi untuk patungan," pungkas Mak Haji.

Baca juga: Sebanyak 4.564 PPPK Paruh Waktu di Pemkab OKI Tidak Terima THR Idul Fitri 1447 H, Ini Alasannya

Baca juga: Kronologi Remaja 15 Tahun di Ogan Ilir Meninggal Dianiaya Senior Perguruan Silat, Modus Tahan Nafas

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.