Istri Dokter Diduga Selingkuh dengan Kepala Puskesmas, Suami Siap Jadi Saksi Nikah
Tim TribunTrends March 04, 2026 08:38 PM

TRIBUNTRENDS.COM - Dugaan perselingkuhan yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik. Seorang dokter berinisial dr SDA melaporkan istrinya yang juga tenaga kesehatan atas dugaan hubungan terlarang dengan seorang kepala puskesmas.

Kasus ini kini ditangani tim pemeriksa internal pemerintah daerah. dr SDA dipanggil untuk klarifikasi di Kantor Dinkesda Blora pada Rabu (4/3/2026) pagi.

Klarifikasi di Dinkes dan Laporan Resmi

dr SDA datang memenuhi panggilan sekitar pukul 09.00 WIB dan menjalani pemeriksaan hingga pukul 11.00 WIB. Ia menyebut kehadirannya untuk memberikan klarifikasi atas laporan yang telah ia ajukan.

Laporan tersebut ditujukan kepada Bupati Blora, Dinas Kesehatan, serta BKPSDM setempat. Ia juga mengaku sebelumnya telah melapor ke Polresta Yogyakarta pada Juli 2025.

Dalam laporannya, istrinya yang berinisial dr EHF diduga menjalin hubungan dengan DK, seorang kepala puskesmas di wilayah Kabupaten Blora. Dugaan itu disebut telah diketahui sejak Januari 2025.

Sebagai penguat laporan, dr SDA melampirkan sejumlah bukti berupa tangkapan layar percakapan, pesan media sosial, hingga bukti reservasi hotel di Yogyakarta.

Siap Berpisah dan Ikhlas

Di luar proses hukum dan etik yang berjalan, dr SDA menyampaikan pernyataan yang mengejutkan. Ia mengaku siap berpisah jika dugaan tersebut terbukti benar.

Bahkan, ia menyatakan bersedia menjadi saksi apabila istrinya dan pria yang diduga menjadi selingkuhannya itu memutuskan menikah.

“Kalau memang mereka masih memiliki rasa dan mengakuinya, saya mengikhlaskan. Kalau nanti mereka menikah, saya siap menjadi saksi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Blora karena kasus ini telah menjadi sorotan.

Soroti Etika ASN

dr SDA berharap kasus ini dapat diselesaikan secepat mungkin dan menjadi pelajaran bagi ASN lainnya agar lebih berhati-hati dalam menjaga etika dan integritas.

Ia menegaskan bahwa dugaan tersebut bukan hanya menyangkut persoalan rumah tangga, tetapi juga menyentuh citra ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.

Tim pemeriksa dari Dinas Kesehatan, BKPSDM, dan Inspektorat kini tengah mendalami laporan tersebut. Publik menanti hasil penyelidikan yang akan menentukan langkah lanjutan terhadap kedua terlapor.

Tribun Jatim | TribunTrends.com | Afif Muhammad

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.