Peltu A Diduga Todong Pistol ke Sopir Taksi Online, TNI AD: Pistol Mainan
Kiki Novilia March 04, 2026 09:19 PM

Tribunlampung.co.id, Tangerang - Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, klarifikasi soal oknum berinisial Peltu A yang diduga menodongkan pistol ke kepala sopir taksi online. 

Peristiwa anggota TNI AD menodong pistol ke sopir taksi terjadi di dekat KFC Paradise Viktor, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (1/3/2026) malam.

Dalam video yang beredar, tampak Peltu A menodongkan senjata ke arah sopir tersebut. Belakangan diketahui bahwa pistol tersebut rupanya hanya mainan berbahan kayu.

"Oknum prajurit diduga menodongkan benda menyerupai pistol, yang kemudian diketahui bahwa ternyata benda tersebut adalah pistol mainan berbahan kayu," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Donny Pramono, dalam keterangannya, Rabu (4/3/2026).

Meskipun begitu, Brigjen TNI Donny Pramono memastikan tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran hukum.

Baca juga: Nasib Oknum TNI yang Todong Pistol ke Kepala Sopir Taksi, Berujung Penangkapan

"Apabila terbukti melakukan pelanggaran, yang bersangkutan akan diproses tegas sesuai hukum dan disiplin militer,” ucap dia.

Kini, oknum berinisial A tersebut telah ditangkap dan diperiksa di Markas Detasemen Polisi Militer (Madenpom) Jaya/1 Tangerang.

“Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pendalaman kronologi, pemeriksaan saksi, dan pengumpulan barang bukti,” kata dia.

Videonya Viral

Peristiwa anggota TNI AD menodong pistol ke sopir taksi terjadi di dekat KFC Paradise Viktor, Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (1/3/2026) malam.

Aksi tersebut diunggah oleh akun @dashcamindonesia. Awalnya, terlihat keduanya sempat terlibat adu mulut hingga berakhir dengan berkelahi.

Dalam video, peristiwa itu bermula saat mobil yang dikemudikan korban bersenggolan dengan kendaraan pelaku di dekat lokasi kejadian.

Menurut dia, pelaku turun dari mobil dan langsung terpancing emosi. Cekcok pun tak terhindarkan.

"Langsung mau mecahin spion kanan ku, sama spion kiriku juga. Nah, langsung ku halangi tuh pas dia mau mecahin spion," tulis dalam unggahan itu, dikutip dari Kompas, Rabu (4/3/2026).

Tak lama kemudian, pelaku diduga mengeluarkan pistol dan menodongkannya ke arah kepala korban. Dalam video yang beredar, terlihat pria tersebut mengacungkan benda diduga senjata api ke pengemudi.

Tidak hanya itu, hidung korban berdarah akibat dipukul dan siku tangannya terluka karena dibanting.

"Aku diborgol juga, terus dia menonjok aku sampai hidungku berdarah," kata dia.

Bahkan korban disebut sempat mengajak pelaku untuk menyelesaikan persoalan tersebut di kantor polisi. Namun, ajakan itu disebut ditolak.

Karena merasa takut, korban akhirnya memilih menyelesaikan persoalan di tempat. Namun, pelaku disebut meminta uang Rp 900.000.

"Tapi aku tidak ada duit. Orderan Grab kebetulan sepi. Padahal mobilku lebih parah. Plat pelaku B 1320 SJE," bunyi kata dalam unggahan itu.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.