TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Pasuruan - Direktur Utama PT Persekabpas Laskar Sakera Gaung Andaka Ranggi Purbangkara resmi menyerahkan pengelolaan Persekabpas kepada Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, Rabu (4/3/2026) pagi.
Penyerahan tersebut berlangsung di ruang kerja Bupati Pasuruan dan dihadiri sejumlah pihak, diantaranya CEO Pasuruan United Suryono Pane.
Presiden Klub Pasuruan United Bayu Aji Handayanto, Manajer Pasuruan United Fitroh Berlusconi, serta Ketua TP3D Rohani Siswanto.
Dalam pertemuan itu, Gaung yang akrab disapa menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin dan mengelola Persekabpas terdapat kekurangan.
“Alhamdulillah hari ini saya serahkan Persekabpas ke Pak Bupati. Jika selama saya memegang dan mengelola ada kesalahan, saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujarnya.
Baca juga: Presiden Pasuruan United Siap Danai Persekabpas, Tunggu Restu Bupati
Ia berharap, di bawah dukungan penuh pemerintah daerah, Persekabpas dapat kembali ke masa kejayaan.
Gaung juga menegaskan komitmennya untuk mendukung proses transisi dan tidak akan menghambat langkah pembenahan.
“Kami tidak akan menghambat. Kami sama-sama ingin Persekabpas naik kasta. Kami siap mendukung dan mengikuti arahan,” tegasnya.
Menurut Gaung, proses administrasi akan segera dituntaskan melalui notaris agar transisi berjalan sesuai prosedur.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menerima penyerahan tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kebangkitan Persekabpas.
Baca juga: Namanya Tercantum di Akta, Yusuf Daniyal: Saya Tidak Pernah Urus Persekabpas
“Kami siap support habis-habisan untuk Persekabpas. Sudah saatnya tim ini bangkit, meskipun kita tahu modalnya memang tidak sedikit,” kata Mas Rusdi, sapaan akrabnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus sebelumnya yang telah mempertahankan Persekabpas berada di Liga 3.
Ke depan, Mas Rusdi sangat berharap klub kebanggaan masyarakat Pasuruan itu mampu bertransformasi dan menembus Liga 2.
“Persekabpas harus bertransisi dan bertransformasi. Target kita minimal bisa berkompetisi di level yang lebih tinggi, naik kasta ke Liga 2,” ujarnya.
Baca juga: Jadi Satu-satunya Wakil Jatim, Persekabpas Ngotot Kalahkan Rans di Babak 8 Besar
Mas Rusdi menilai, pengelolaan klub sepak bola era 2000-an berbeda dengan kondisi saat ini. Karena itu, dibutuhkan manajemen yang adaptif dan profesional agar tim mampu bertahan dan berkembang.
Selain dukungan manajerial, Pemkab Pasuruan juga berkomitmen membenahi fasilitas olahraga. Tahun ini, pembenahan stadion menjadi salah satu prioritas, disertai penguatan pembinaan sepak bola di tingkat kecamatan.
“Akan kami masifkan pencarian talenta asli Pasuruan. Banyak pemain berbakat justru bermain di luar daerah. Kita ingin lahir Kasan Sholeh dan Siswanto baru dari Pasuruan,” jelas dia .