Menteri Trenggono dan Titiek Soeharto Cek KNMP Poncosari, Ada Rencana Tambah Fasilitas SPBN
Yoseph Hary W March 04, 2026 10:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Sakti Wahyu Trenggono, kembali melakukan pengecekan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Rabu (4/3/2026).

"Ini bagian dari rangkaian untuk mengecek seluruh pembangunan KNMP mulai dari Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, lalu Jawa Timur dan sekarang masuk ke DIY. Besok pagi, saya ke Jawa Tengah," katanya.

Sudah lebih baik

Ia menilai bahwa bangunan KNMP Poncosari sudah bagus daripada sebelumnya. Sebab, pada tinjauan terakhir atau sekitar Januari 2026, ia sempat memberikan beberapa catatan kepada pihak pelaksana proyek tersebut.

"Selebihnya sudah selesai semua. Kayak pabrik es yang selama ini mereka sulit, sekarang sudah ada di sini (di KNMP Poncosari) bahkan jauh lebih bagus," ucap dia.

Tidak hanya itu saja, KNMP Poncosari juga sudah dilengkapi dengan fasilitas gudang. Di samping itu, nelayan juga tidak perlu khawatir terhadap pemasaran produk KNMP dikarenakan pihaknya sudah bekerja sama dengan berbagai offtaker.

Butuh SPBN

Pihaknya pun menanggapi adanya permintaan stasiun pengisian bahan bakar nelayan (SPBN) yang disampaikan para nelayan. Kata Trenggono, SPBN memang penting dan sudah menjadi bahan yang dipikirkan ke depannya.

"Lalu yang kedua, yang menjadi masukan dari Ibu Ketua Komisi IV DPR RI, tentu soal asuransi nelayan. Tentu sedang kami pikirkan dengan metode terus menerus, tetapi tidak hanya beban terus. Kalau beban permintaan terus menerus kan kurang baik, tidak mandiri," paparnya.

Menurutnya, asuransi nelayan cukup penting mengingat para nelayan memiliki risiko kerja tinggi. Dengan begitu, perlu metode cermat agar nelayan KNMP Poncosari tetap mendapatkan asuransi kerja.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, yang hadir dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Menteri Kelautan dan Perikanan RI atas dibangunnya KNMP Poncosari.

"Sudah kami cek. Ini modern dan bagus sekali. Mudah-mudahan pastinya bermanfaat untuk para nelayan di sini (Pesisir Selatan Bantul)," ujarnya.

Pihaknya pun siap untuk membuka diskusi terkait kekurangan fasilitas SPBN, dengan begitu ke depan bisa segera dibangun di lokasi tersebut.

Dikelola KDMP Poncosari

Sementara itu, Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Poncosari, Paijan, mengaku bahwa ke depan juga akan mengelola KNMP Poncosari.

"Nanti bangunan KNMP ini akan mendukung para nelayan yang ada di wilayah Poncosari, karena di sini ada dua dusun. Dusun Ngentak dan Kuwaru. Kemudian, nelayannya ada 134 yang tergabung dari tujuh kelompok," tutur dia.

Lebih lanjut, di KNMP Poncosari terdapat sarana shelter pendaratan ikan. Artinya, kapal setelah mendarat, ikan masuk ke cold box supaya ikan tidak rusak. Selanjutnya, ikan hasil tangkapan masuk pabrik es hingga gudang beku.

Di samping itu, kata Paijan bahwa di KNMP Poncosari telah dilengkapi bengkel perahu yang siap membenahi kerusakan mesin perahu nelayan. Sebab, selama ini, apabila perahu nelayan rusak, selalu dibenahi di Cilacap.

"Di sini juga dilengkapi shelter perbaikan jaring nelayan. Terus ada kios perbekalan yang menyediakan semua kebutuhan nelayan maupun keluarganya dalam sehari-hari," tutup dia.(nei)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.