SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Nasib ratusan jamaah umrah asal Kabupaten Mojokerto masih menjadi perhatian di tengah konflik Timur Tengah.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mencatat sebagian jamaah Mojokerto terkonfirmasi masih berada di Arab Saudi.
Pihak Kemenhaj bersama biro travel terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi jamaah.
Hingga kini, jumlah pasti jamaah yang tertahan belum dapat dipastikan.
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) merilis data jamaah asal Kabupaten Mojokerto yang menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi di tengah pecahnya konflik timur tengah.
Dari data tersebut, sebagian dari ratusan jamaah umrah Mojokerto terkonfirmasi masih berada di Arab Saudi.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Mojokerto, Mohammad Hilmi Faqih mengatakan, pihaknya masih terus memantau jamaah asal Mojokerto yang kini menjalankan ibadah umrah maupun mereka yang kembali ke tanah air.
"Dari Kabupaten Mojokerto ada dari KBIHU Ar Rahmah dan An Namiroh dan infonya sekarang perjalanan pulang," ujar Hilmi kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (4/3/2026).
Hilmi mengungkapkan, dirinya intens berkoordinasi dengan biro travel atau PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) terkait kepastian jumlah jamaah Mojokerto yang kini masih tertahan di tanah suci. Pihaknya juga belum dapat memastikan terkait kondisi jamaah tersebut.
"Jumlahnya, mohon maaf kurang tahu, "pungkas Hilmi.
Kemenhaj telah melakukan pendataan jamaah umrah dari Kabupaten Mojokerto yang sudah berangkat (Di Arab Saudi) sebagai berikut:
1. Nama PPIU, PT AN Namiroh Travelindo, jumlah jamaah 666 orang, kembali ke tanah air 4 Maret-26 Maret 2026 (16 Group)
2. PT AlRahmah Barokah Sejahtera, jamaah umrah 22 orang , kembali ke tanah air tanggal 4 Maret 2026.
3. PT Rihlah Saidah Haramain, jamaah umrah 67 orang, kembali ke tanah air pada tanggal 9 Maret 2026.
*Jamaah umrah Kabupaten Mojokerto yang akan berangkat ke Arab Saudi*
1. PT AN Namiroh Travelindo, jumlah jamaah umrah 1.109 orang, tanggal keberangkatan 5 Maret-1 April 2026
2. PT AlRahmah Barokah Sejahtera, jamaah umrah 30, tanggal keberangkatan 7 Maret 2026
3. PT Rihlah Saidah Haramain, jumlah jamaah umrah 150 orang, tanggal keberangkatan 21-26 Maret 2026
4. PT Antrav Mustika Musafir, jumlah jamaah umrah 81 orang, tanggal keberangkatan 21-24 Maret 2026
Sehingga total jamaah umrah yang terdampak yaitu sebanyak 2.125.