Hegseth: AS dan Israel Segera Kuasai Langit Iran, Serangan akan Diperluas ke Daratan
Ansari Hasyim March 05, 2026 01:03 AM

 

SERAMBINEWS.COM - Pete Hegseth, Menteri Pertahanan Amerika Serikat, menggelar konferensi pers terbaru terkait perang yang tengah berlangsung melawan Iran, Rabu (3/32026).

Didampingi Jenderal Angkatan Udara AS Dan Caine, Hegseth memaparkan sejumlah klaim dan rencana militer Washington dalam eskalasi konflik yang kian memanas.

Target Kuasai Langit Iran dalam Hitungan Hari

Hegseth menyatakan pasukan AS dan Israel berharap dapat menguasai penuh wilayah udara Iran “dalam beberapa hari”, kurang dari sepekan sejak perang dimulai.

Baca juga: 87 Mayat Pelaut Kapal Perang Iran yang Tenggelam Dihantam Terpedo Kapal Selam AS Ditemukan

Ia menegaskan, operasi militer yang berlangsung saat ini baru tahap awal.

“Lebih banyak kekuatan sedang datang,” tegasnya.

Menurut Hegseth, Washington dan Tel Aviv baru saja memulai rangkaian serangan terhadap Iran dan akan menggunakan persediaan bom gravitasi presisi dalam jumlah besar.

Klaim Tenggelamkan Kapal Selam Iran

Dalam pernyataan mengejutkan, Hegseth mengatakan Amerika Serikat berada di balik tenggelamnya kapal selam Iran di Samudera Hindia. Namun, ia tidak merinci waktu maupun detail operasi tersebut.

Tuduh Iran Bernegosiasi dengan Itikad Buruk

Meski serangan AS dilakukan saat negosiasi masih berlangsung, Hegseth menuduh Teheran melakukan “negosiasi dengan itikad buruk”.

Menurutnya, Iran tetap “merencanakan dan mempersiapkan” serangan sembari duduk di meja perundingan.

Soal Rudal Iran di Turki dan NATO

Menanggapi laporan intersepsi rudal Iran di wilayah Turki, Hegseth mengatakan pihaknya mengetahui insiden tersebut. Namun, ia menegaskan tidak melihat kemungkinan peristiwa itu akan memicu Pasal 5 NATO tentang pertahanan kolektif dalam waktu dekat.

Investigasi Serangan Sekolah Perempuan

Saat ditanya soal serangan hari Sabtu terhadap sekolah perempuan di Iran yang dilaporkan menewaskan lebih dari 160 orang, Hegseth menyatakan Washington masih melakukan penyelidikan.

Ia tidak memberikan konfirmasi apakah serangan tersebut terkait langsung dengan operasi AS atau sekutunya.

AS Bidik Rudal Balistik dan Angkatan Laut Iran

Dalam kesempatan yang sama, Jenderal Dan Caine memaparkan fokus operasi militer terbaru AS.

Ia menyebut Washington menargetkan sistem rudal balistik Iran guna mencegah ancaman terhadap pasukan dan mitra AS di kawasan.

Selain itu, AS juga berupaya menghancurkan angkatan laut Iran agar Teheran tidak dapat dengan cepat membangun kembali kemampuan tempurnya.

Serangan Akan Diperluas ke Daratan Iran

Caine mengungkapkan langkah berikutnya adalah memperluas operasi ke wilayah daratan Iran, menyerang lebih dalam guna menciptakan “kebebasan bermanuver tambahan” bagi pasukan AS.

Ia menjelaskan bahwa pada hari keempat operasi, United States Central Command (CENTCOM) mulai beralih dari serangan jarak jauh menggunakan amunisi stand-off menjadi serangan presisi langsung di atas wilayah Iran.

Pernyataan terbaru dari Pentagon ini menandai peningkatan signifikan dalam skala dan intensitas konflik. Dengan rencana ekspansi serangan ke daratan Iran, situasi di kawasan Timur Tengah diperkirakan akan semakin memanas dalam beberapa hari ke depan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.