Kapal Perang Iran Tenggelam Ditembak Torpedo Kapal Selam AS Saat Berjalan Pulang di Samudra Hindia
Adi Suhendi March 05, 2026 01:38 AM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapal perang Iran IRIS Dena milik Iran ditembak torpedo yang diluncurkan kapal selam Amerika Serikat di Samudera Hindia, lepas pantai  Sri Lanka, Rabu (4/3/2026).

Akibat serangan tersebut dilaporkan 108 pelaut Iran dinyatakan hilang dan 78 pelaut Iran lainnya mengalami luka-luka.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengonfirmasi serangan yang dilakukan kapal selam AS terhadap kapal perang Iran di Samudra Hindia.

"Kapal Iran tersebut mengira aman di perairan internasional, tetapi sebaliknya, kapal itu ditenggelamkan oleh torpedo," kata Hegseth di Pentagon dikutip dari nytimes.com.

"Amerika menang, secara telak, menghancurkan, dan tanpa ampun," lanjut Hegseth.

Baca juga: Sri Lanka Temukan Jenazah 87 Pelaut Kapal Fregat Iran yang Tenggelam Kena Torpedo Kapal Selam AS

Terpisah, dilansir dari Aljazeera.com, Menteri Luar Negeri Sri Lanka, Vijitha Herath, mengakui bila angkatan laut pihaknya menerima informasi bila kapal Iran tersebut dalam keadaan darurat.

Kemudian pemerintah Sri Lanka mengirimkan kapal dan pesawat angkatan udara untuk misi penyelamatan.

Seorang juru bicara angkatan laut Sri Lanka mengatakan tidak ada kapal atau pesawat lain yang terlihat di area tempat kapal perang Iran itu tenggelam.

Baca juga: Prabowo Kirim Surat Belasungkawa Atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

Pihak Sri Lanka mengklaim menyelamatkan 32 pelaut yang terluka parah dan dibawa ke Rumah Sakit Karapitiya di kota pesisir selatan Galle.

Hingga kini pencarian terus dilakukan.

Pihak Sri Lanka mengakui pihaknya menemukan sejumlah mayat mengapung di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

“Kami belum melihat kapal tersebut, tetapi mengamati bercak minyak dan sekoci penyelamat,” ucap Juru Bicara Angkatan Laut Sri Lanka Kapten Buddhika Sampath.

Kapal Iran Hendak Pulang Setelah Latihan

Kapal fregat Iran tersebut ditembak torpedo kapal selam AS saat sedang dalam perjalanan pulang ke negaranya.

Kapal IRIS DENA tersebut sebelumnya mengikuti Parade Armada Internasional 2026 pada Februari di kota pesisir Vishakapatnam, India bagian timur.

IRIS Dena adalah kapal fregat kelas Moudge bagian dari Armada Selatan Angkatan Laut Iran.

Kapal ini dikenal sebagai kapal perusak yang memiliki panjang 94 meter dan lebar 11 meter.

Konflik AS-Israel dan Iran

Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026).

Serangan tersebut telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Menghadapi serangan tersebut Iran melakukan balasan dengan meluncurkan rudal ke sejumlah Pangkalan Militer AS yang ada di kawasan Timur Tengah.

Dilaporkan dalam lima hari ratusan orang tewas akibat perang AS-Israel Vs Iran tersebut.

Selain itu, dampak dari perang AS-Israel Vs Iran pum meluas. Pasokan energi seperti minyak dan LNG dunia saat ini terganggu setelah Iran menuntut Selat Hormez.

Selat Hormez merupakan jalur perdagangan energi dari wilayah Timur Tengah ke Asia, Afrika, dan Eropa.

Tak hanya itu, buntut serangan AS-Israel ke Iran, penerbangan ke sejumlah wilayah Timur Tengah pun terganggu.

(Tribunnews.com/ aljazeera.com/ nytimes.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.