Grid.ID - Film Bumi Manusia resmi tayang di Bioskop Tanah Air sekitar 7 tahun lalu. Tujuh tahun sejak film rilis di bioskop, kini Bumi Manusia versi Extended tayang.
Berbeda dari Bumi Manusia tujuh tahun lalu, Bumi Manusia Extended akan ditayangkan menjadi 6 bagian. Bagian pertama Bumi Manusia Extended bakal tayang setiap Kamis di KlikFilm.
“(Bumi Manusia Extended) Mulai besok, 5 Maret di KlikFilm akan ditayangkan setiap bagiannya itu di hari Senin dan hari Kamis,” ujar Frederica, Produser Bumi Manusia Extended ditemui di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Rabu (4/3/2026).
Frederica mengungkapkan alasan Bumi Manusia Extended baru ditayangkan 7 tahun setelah versi layar lebarnya. Momen saat ini dirasa tepat lantaran berbarengan juga dengan perayaan satu abad Pramoedya Ananta Toer, sang penulis novel Bumi Manusia.
“Sebenarnya ini menjadi bagian dalam, yang tadi saya sampaikan, perayaan seabadnya Pram. Dan kita sebenarnya juga berterima kasih dari pihak keluarga untuk bisa mendapat dukungan Bumi Manusia Extended ini,” lanjutnya.
Hanung Bramantyo, Sutradara Bumi Manusia menyambut antusias penayangan Bumi Manusia Extended. Pasalnya, dalam Bumi Manusia Extended akan ditayangkan adegan-adegan yang tak dimunculkan dalam film tujuh tahun lalu.
“Mungkin buat mereka yang pecinta novelnya ya, pada saat menonton dulu merasa bahwa ini adegannya kenapa cuma film ini kenapa cuma fokus pada percintaannya saja gitu kan. Terus kenapa bagian yang ada di novelnya banyak yang hilang,” ujar Hanung Bramantyo.
“Mereka rata-rata mengatakan bahwa film Bumi Manusia hanya fokus pada percintaan antara Minke sama Annelies. Padahal ada masalah yang lain-lain, ada ada geopolitik yang melatarbelakangi itu tapi tidak tergarap dengan baik,” lanjutnya.
Dalam Bumi Manusia Extended akan ditayangkan versi lebih lengkap. Dimana alur cerita tak hanya berfokus pada kisah cinta antara Minke dan Annelies.
“Nah diharapkan dengan ini, dengan sajian yang sekarang, meski ya telah tujuh tahun gitu kan, itu kita bisa apa namanya bisa mendapatkan lagi, saya terutama bisa menghubung-hubungkan apa yang kurang yang ada di film. Itu aja sih sebetulnya,” lanjutnya.
Bumi Manusia Extended akan menceritakan latar belakang dari berbagai konflik yang terjadi. Dimana konflik tersebut dilatarbelakangi dengan masalah ras, strata masyarakat hingga geopolitik.
“Lebih kepada latar belakang kenapa terjadi konflik seperti ini gitu kan. Itu kan ada persoalan yang tidak semata-mata persoalan cinta, tapi ada persoalan yang dilatarbelakangi oleh ras, dilatarbelakangi oleh kultur, geopolitik dilatarbelakangi oleh latar belakang relasi antara orang-orang Belanda dan orang-orang apa namanya pribumi pada saat itu,” tutup Hanung Bramantyo.
Seperti diberitakan sebelumnya, Film Bumi Manusia tayang di Bioskop Tanah Air pada Agustus 2019 lalu. Film ini berdurasi terbilang panjang, yaitu hampir 3 jam.
Akan tetapi, meski memiliki durasi yang panjang, namun sebagian adegan di film ini terpaksa dihilangkan lantaran faktor durasi. Dari situlah, Falcon Pictures sebagai rumah produksi Bumi Manusia mengeluarkan Bumi Manusia Extended yang tayang dalam 6 bagian di KlikFilm.
Bumi Manusia mengambil latar waktu dimana Belanda masih berkuasa di Indonesia. Dalam masa itu, kedudukan antara Pribumi dan Belanda terhalang oleh kekuasaan hingga ekonomi.
Di tengah situasi tersebut, terjadi kisah asmara antara pria pribumi bernama Minke dan perempuan berdarah campuran Indonesia - Belanda yakni Annelies. Meski terdapat penolakan dari lingkungan sekitar, namun Minke dan Annelies tetap memperjuangkan cinta mereka.
Bumi Manusia tak sekadar film yang bercerita mengenai percintaan dua manusia. Lebih dari itu, Bumi Manusia juga menyajikan sejarah hingga situasi saat Indonesia saat masih berada di bawah kekuasaan Belanda.