TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Landak.
Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) segera merumuskan dan menyusun program inovasi di masing-masing instansi.
Karolin menyampaikan bahwa sebelumnya ia telah meminta seluruh OPD menyerahkan data terkait rencana inovasi.
Menurutnya, hampir seluruh OPD telah memenuhi permintaan tersebut, meski belum dilakukan penilaian.
"Saya menunggu para pimpinan OPD agar segera merumuskan dan menyusun program inovasinya. Kemarin sudah saya minta datanya, hampir semua sudah serahkan. Tapi saya belum periksa, belum ada nilainya. Nanti kita bahas,” ujarnya pada Rabu 4 Maret 2026.
Ia berharap para pimpinan OPD dapat melakukan usaha lebih keras dalam berpikir dan menyusun program-program inovatif yang berdampak nyata.
Karolin menegaskan bahwa inovasi merupakan kewajiban seluruh OPD tanpa terkecuali.
Baca juga: Berapa Luas Wilayah Keseluruhan Kabupaten Landak Ngabang Kalimantan Barat?
“Semua OPD wajib. Nanti setiap bulan akan kita launching satu per satu,” tegasnya.
Namun demikian, Karolin mengakui tidak semua OPD memiliki unit pelayanan langsung kepada masyarakat.
Oleh karena itu, jenis dan bentuk inovasi akan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing OPD.
Bagi OPD yang memiliki unit pelayanan langsung, ia memberikan penekanan khusus agar terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas layanan.
“Khusus yang memiliki unit pelayanan langsung, tentu ada penekanan agar terus memperbaiki pelayanan mereka,” katanya.
Melalui program inovasi yang akan diluncurkan secara bertahap tersebut, Karolin berharap pelayanan publik di Kabupaten Landak semakin optimal dan memberikan kemudahan bagi masyarakat.
“Mudah-mudahan hal ini bisa memudahkan masyarakat Kabupaten Landak dan terus meningkatkan pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat,” tutupnya. (*)
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!