TRIBUNWOW.COM - Spartacks memberikan respons di luar dugaan setelah Semen Padang memecat Dejan Antonic, Kamis, 5 Maret 2026.
Dilansir TribunWow.com, Semen Padang memeceat Dejan Antonic imbas hasil buruk dalam beberapa laga terakhir.
Sebelum dipecat, Dejan Antonic sudah mendapat ulimatum dari Semen Padang.
Semen Padang meminta Dejan Antonic untuk membawa Skuad Kabau Sirah menang atas PSIM Yogyakarta di lanjutan match day ke-24 Super League 2025/2026.
Jika gagal menang, Semen Padang otomatis langsung memecat Dejan Antonic.
Baca juga: Brajamusti Ngotot Desak Out & Evaluasi Tajam 1 Nama Meski PSIM Yogyakarta Remis Kontra Semen Padang
Sayang, Dejan Antonic hanya mampu membawa Semen Padang imbang pada pertandingan yang dihelat di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Sumatera Barat, Rabu, 4 Maret 2026 tersebut.
"Thanks Coach @dejan.antonic All the best, Coach! Keep doing great things.
Kebersamaan Tim Kabau Sirah dengan Coach Dejan harus berakhir.
Keputusan ini diambil Manajemen Semen Padang FC, setelah melakukan pertimbangan dan diskusi dengan Komisaris dan Penasehat Tim.
Terimakasih Coach Dejan," tulis ofisial Semen Padang melalui Instagram resmi klub.
Biasanya, suporter akan puas jika pelatih yang notabene bertanggung jawab atas performa tim dipecat imbas rentetan hasil buruk.
Akan tetapi Spartacks justru memberikan respons di luar dugaan.
Spartacks menilai bahwa performa buruk Semen Padang dalam beberapa pertandingan terakhir bukan hanya salah Dejan Antonic.
Menurut Spartacks, performa buruk Semen Padang juga imbas dari kedalaman skuad yang kurang.
Selain itu, Spartacks menyalahkan manajemen yang kurang gercep dalam mencari sponsor.
Baca juga: Brajamusti Geruduk Respons Mencengangkan seusai PSIM Yogyakarta Hanya Remis di Kandang Semen Padang
"Bukan pelatih yg salah, tapi kelas pemain kita yg kalah," tulis @harfiantomi_ashra.
"@dejan.antonic aku sebenar nya paham coach sabar ya coach, memang gini lah tim kami coach, yg salah staf yg lama yang kena coach dejan," tulis @ardaaturannn_.
"Sudah terlambat, apa gunanya mengubahnya... perahu ini sudah tenggelam," tulis @ridhodarmaan95.
"Ganti pelatih dan hasilnya tetap sama, pemain kami sangat stabil sampai di situ. Dari mana datangnya masalah ini, sungguh," tulis @rndidoank27.
"Siapapun pelatihnya kalo tidak di dukung oleh staf pelatih nya yg tidak punya pengalaman yg bagus tidak akan membuat tim yg kuat," tulis @arief.budiman0212.
"Udah telat.. welcome liga 2. Kesalahan terbesar semen padang dr tahun ketahun tetap di managemen. Managemen tidk bsa mencari sponsor u semen pdg.sponsor selalu masuk setelah kontrak pemain atau liga berjalan. akibat nya sarok2 balai yg bisa dikontrak.mending semen padang di jual ke swasta kalau ada yg mau. Semen padang kalau di jual ke swasta ttp memguntungkan karna loyalitas suporter nya lumayan tinggi," tulis @jihadi.izzan.
Diketahui, Dejan Antonic didatangkan di paruh putaran pertama Super League 2025/2026.
Ia didatangkan untuk mendongkrak performa Semen Padang yang anjlok pada waktu itu.
Sayang, Dejan Antonic gagal menghantarkan Semen Padang keluar dari situasi sulit.
Semen Padang saat ini masih berada di zona merah klasemen Super League 2025/2026 dengan menempati posisi 17 klasemen seusai menorehkan 17 poin dari 24 laga.
Dejan Antonic mengemas 16 pertandingan bagi Semen Padang dengan menorehkan tiga kemenangan, empat hasil seri dan sembilan kekalhaan.
Menarik dinantikan, siapa pelatih yang akan didatangkan Semen Padang pasca-memecat Dejan Antonic.
(TribunWow.com/Yonatan Krisna Halman Tri Santosa)