Iran Izinkan Kapal Cina Melintasi Selat Hormuz
Iwan Al Khasni March 05, 2026 12:14 PM

 

Tribunjogja.com -- Iran menyatakan hanya akan mengizinkan kapal-kapal Cina melintasi Selat Hormuz sebagai bentuk terima kasih atas dukungan Beijing sejak pecahnya perang di Timur Tengah. 

Keputusan ini sangat penting karena Selat Hormuz merupakan jalur vital yang menghubungkan pelabuhan Teluk Persia ke laut lepas dilansir dari NDTV.com.  

Sejak konflik dimulai, Iran telah memblokir jalur tersebut, menimbulkan ancaman besar terhadap rantai pasokan global.

Pasukan Iran memperingatkan bahwa setiap kapal selain milik Cina yang mencoba melintas akan dijadikan target. 

Korps Garda Revolusi Islam, pasukan elit Teheran, menegaskan mereka kini memiliki “kendali penuh” atas Selat Hormuz.

Kapal yang nekat melintas berisiko terkena serangan rudal atau drone.

Selat Hormuz sendiri menjadi jalur utama bagi negara-negara seperti Uni Emirat Arab dan Qatar. 

Sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur ini menuju pasar Asia, termasuk Cina dan India.

Dengan adanya blokade, gangguan besar terhadap pasokan energi global hampir tak terelakkan.

Sikap Cina terhadap Perang Iran

Cina mengecam keras serangan udara yang dilakukan AS dan Israel di Iran, menyebutnya “tidak dapat diterima”. 

Menteri Luar Negeri Wang Yi, dalam pembicaraan dengan Menlu Rusia Sergei Lavrov, menyoroti pembunuhan terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, sebagai tindakan yang melanggar kedaulatan dan berpotensi memicu perubahan rezim.

Sebelumnya, Beijing menyerukan gencatan senjata segera serta perlindungan jalur pelayaran. Sebagai pembeli utama minyak Iran, Cina sangat bergantung pada Selat Hormuz.

 Blokade berkepanjangan akan menimbulkan krisis energi besar di dalam negeri. (iwe)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.