LSM Minta Satpol PP Dievaluasi Imbas Tempat Hiburan di Bandar Lampung Buka saat Ramadan
Robertus Didik Budiawan Cahyono March 05, 2026 01:19 PM

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sejumlah massa dari LSM LAPAKK dan LSM KAKI menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pemkot Bandar Lampung, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Sekitar 20 orang peserta aksi tiba di lokasi menggunakan dua unit kendaraan angkutan kota trayek Panjang. Setibanya di lokasi, mereka langsung menyampaikan aspirasi melalui orasi.

Demonstran juga membentangkan sejumlah karton berisi tuntutan kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Dalam aksinya, massa meminta pemerintah melakukan evaluasi terhadap kinerja Kasat Pol PP dan Kepala Dinas yang menangani penegakan peraturan daerah di Kota Bandar Lampung.

Massa menilai masih terdapat salon dan tempat hiburan yang tetap beroperasi selama bulan suci Ramadan.

Baca juga: Wati Semringah Dapat Sembako Murah di Pasar Ramadan Pemkot Bandar Lampung

Selain itu, massa juga mendesak pemerintah untuk mengusut dugaan adanya praktik setoran dari sejumlah tempat hiburan kepada oknum terkait.

Tak hanya itu, mereka meminta pemerintah melakukan razia terhadap tempat hiburan seperti salon dan panti pijat yang diduga masih beroperasi selama Ramadan.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bandar Lampung AKP Agustina Nilawati mengatakan pihak kepolisian melakukan pengamanan guna memastikan aksi berjalan aman dan tertib

"Polresta Bandar Lampung menurunkan sebanyak 65 personel untuk melakukan pengamanan selama kegiatan aksi berlangsung. Pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif," ujar Agustina.

Ia menjelaskan, aparat kepolisian juga melakukan pengawalan terhadap massa sejak berangkat hingga kegiatan selesai untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami memastikan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum dapat berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu aktivitas masyarakat. Alhamdulillah aksi berjalan lancar dan berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dalam situasi kondusif," jelasnya.

Setelah menyampaikan aspirasi, massa kemudian membubarkan diri dengan tertib.

Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun tindakan yang mengarah pada kericuhan.

Polisi juga tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap aman setelah aksi berakhir.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.