Ketika Paul McCartney Buka Kartu, Termasuk Pertengkarannya dengan John Lennon
Moh. Habib Asyhad March 05, 2026 03:35 PM

Pentolan The Beatles, Paul McCartney pernah buka suara soal hubungannya dengan John Lennon.

---

Intisari hadir di whatsapp channel, follow dan dapatkan berita terbaru kami di sini

---

Intisari-Online.com -Saat ketika Paul McCartney akhirnya buka kartu. Salah satu pendiri The Beatles itu bicara banyak hal, mulai dari pertengkarannya dengan John Lennon, kasus obat bius, dan lain-lainnya.

“Duapuluh tahun setelah The Beatles, semua cerita yang kecil-kecil jadi legenda. Karena mereka cenderung mengelabui. Banyak cerita yang tak benar yang diketahui publik," ungkap Paul McCartney, salah satu personil grup legendaris itu, ditulis Majalah HAI edisi April 1989.

Ketika itu, nama Paul masih berkibar di blantika musik. Dia berusaha menjernihkan segala persoalan yang tumbuh dalam tubuh The Beatles. Terutama hubungannya yang memburuk dengan John Lennon, sejak The Beatles bubar.

Misalnya, tuduhan publik bahwa John Lennon-lah yang sesungguhnya menciptakan sebagian besar lagu yang dikenal sebagai ciptaan Lennon-McCartney. Tuduhan lain yang lebih menyakitkan mengatakan, Paul-lah yang merusak konsep The Beatles, sehingga banyak lagu Beatles bercorak sentimental.

"Soal ini juga tak betul. Coba simak ‘Helter Skelter’ yang keras itu. Atau ‘Give Ireland Back to the Irish’ yang garang," tukas Paul.

Soal kerja barengnya dengan John dalam menciptakan lagu, Paul juga buka kartu. "Yang saya ingat dari John sekarang ini, cuma hal-hal yang kecil. Dan itu semuanya serba tak jelas. Tak satu pun muncul hal yang besar," ujar Paul.

"Saya ingat waktu kami di Swiss ketika syuting film Help. Saya dan John di kamar lagi saling mendengarkan beberapa lagu baru. John punya dua lagu yang diperdengarkannya pada saya. Saya juga punya dua. Keduanya punya melodi yang manis. Tak lama kemudian John mengatakan, bahwa lagu-lagu saya lebih bagus. Itulah lagu-lagu yang terdapat dalam album Rubber Soul dan Revolver," lanjut Paul.

Paul pernah menayangkan wawancaranya ke Soviet. Lewat udara dia menumpahkan isi hatinya - untuk pertama kalinya - pada masyarakat negara bagian utara dunia itu. Paul bicara mulai dari keterbukaan masyarakat Barat, persoalan antara dia dan John, dan menegaskan bahwa Beatles tak mungkin bergabung lagi.

Jika Paul begitu 'menghormati' kebijaksanaan yang dijalankan di Soviet, tak begitu halnya dengan di Jepang. Paul yang sempat ditahan di Jepang –gara-gara membawa narkotika – malah menulis buku yang isinya antara lain mencerca pemerintah negeri matahari terbit itu.

"Biar anak-anak saya paham. Biar generasi sesudah kita tahu. Bahwa saya sebetulnya tak bikin kesalahan di Jepang," tukas Paul. Buku yang diberinya judul Japanese Jailbird itu diisinya dengan 20.000 kata dalam 50 halaman. Rilis Mei 1989.

Paul sendiri masih terus berkibar meskipun Beatles sudah bubar. Dia bahkan disebut sebagai artis Barat yang pertama merilis eksklusif album di Soviet. Sementara album All The Best yang dirilisnya tahun 1987 dengan enteng mencetak platinum hanya dalam waktu tiga hari.

Sekilas perjalanan hidup Paul McCartney

1942: James Paul McCartney lahir di Liverpool.

1956: Bergabung dengan grup the Quarrymen bareng John Lennon dan mulai sama-sama bikin lagu.

1960: The Beatles dibentuk.

1964: The Beatles menaklukkan Amerika – manggung di Royal Command. Film A Hard Day's Night dirilis. Sementara tembang “I Want to Hold Your Hand” mencatat penjualan single terbesar di Inggris.

1965: Film Help dirilis.

1967: Album legendaris Sgt Pepper's Lonely Heart Club Band dirilis. Menyusul film untuk televisi, Magical Mystery Tour.

1968: Film Yellow Submarine diluncurkan.

1969: Paul mengawini Linda Eastman. The Beatles menggelar konser terakhir di atap kantor Apple di London.

1970: The Beatles bubar. Paul merilis solo album, McCartney.

1971: Paul membentuk Wings bareng Linda dan Denny Laine.

1972: Wings menggelar tur.

1973: Album Wings, Band on the Run melejitkan 3 nomor hit.

1976: Wings menggelar tur keliling Amerika.

1977: Tembang “Mull of Kintyre” mencetak sukses sebagai single terlaris dalam sejarah musik di Inggris.

1979: Paul tercatat di buku rekor Guinness sebagai komposer yang paling sukses dalam blantika musik pop.

1982: Rekaman bareng Stevie Wonder dalam “Ebony and Ivory” dan dengan Michael Jackson dalam “The Girl is Mine” dan “Say Say Say”. Ketiganya mencetak hit besar.

1984: Film Give My Regards to Broad Street dirilis. Sayang, kurang sukses di peredaran.

1987: Album All the Best mencetak platinum hanya dalam tiga hari.

1988: Artis barat pertama yang merilis album ekslusif di Soviet.

Sejarah singkat The Beatles

The Beatles adalah grup musik asal Inggris yang beranggotakan John Lennon, Paul McCartney, Ringo Starr, dan George Harrison. Band beraliran rock ini dibentuk pada 1960 dan digadang-gadang sebagai grup musik terbesar di dunia.

Selama dalam karier kelompok ini, The Beatles mencatat banyak rekor dalam dunia musik yang belum pernah tercapai sebelumnya. Kisah perjalanan dan karya-karyanya pun menjadi inspirasi dan cita-cita bagi banyak musisi di seluruh dunia, bahkan sampai sekarang.

Semua bermula pada 1957, ketika John Lennon, yang saat itu masih 16 tahun bertemu Paul McCartney untuk pertama kalinya. Paul sendiri setahun lebih muda dibanding John. Mereka bertemu di sebuah pertunjukan gereja.

Saat itu John Lennon yang akan tampil bersama grupnya, The Quarrymen, dikenalkan oleh sang pemain bass dengan Paul McCartney. Paul McCartney adalah teman sekelas pemain bass The Quarrymen, yang akan bergabung dengan mengisi posisi pemain gitar.

Saat Paul McCartney akan melakukan pertunjukan pertamanya, dia begitu gugup, sehingga George Harrison diminta masuk menggantikan. Sejak saat itu, Paul dan George tergabung dalam The Quarrymen bersama John Lennon.

Januari 1959, drummer The Quarrymen keluar untuk melanjutkan kuliah, yang otomatis meninggalkan John, Paul, dan George.

Tanpa drummer, John, Paul, dan George, tampil di setiap pertunjukan menggunakan nama John and the Moondogs, sambil mencari seorang pemain drum. Tidak lama kemudian, Stuart Sutcliffe, salah seorang teman John Lennon, bergabung dan mengusulkan "Beatals" sebagai nama band mereka.

Nama ini terinspirasi dari band idola mereka, The Crickets. Sebelum menjadi The Beatles, grup ini mengalami beberapa kali perubahan nama. Mulai dari Silver Beetles, Silver Beatles, dan terakhir dipersingkat menjadi The Beatles.

The Beatles resmi terbentuk pada 1960, dengan merekrut Pete Best, seorang drummer yang pernah mereka saksikan di sebuah pertunjukan. Tapi Stuart Sutcliffe keluar dari band pada 1961, dan meninggalkan posisi bassis untuk Paul McCartney.

Pada Juni 1962, The Beatles lolos audisi untuk label rekaman Parlophone Records. Rekaman single pertama mereka dimulai pada 6 Juni 1962 di London, di EMI Recording Studios (nantinya menjadi Abbey Road Recording).

Tapi seorang produser bernama George Martin merasa tidak puas dengan performa Pete Best. Dua bulan kemudian, Pete Best dipecat dari The Beatles, dan digantikan oleh Ringo Starr dua hari setelahnya.

Rekaman pertama The Beatles dengan Ringo Starr terjadi pada 4 September. Mereka merekam lagu “Love Me Do”, “Please Please Me”, dan “P.S. I Love You”.

Lagu “Love Me Do”, yang dipilih menjadi single pertama mereka, menempati posisi ke-17 tangga lagu Record Retailer.

Pada 11 Februari 1963, The Beatles merekam 10 lagu untuk album pertama mereka, Please Please Me. Album ini mendapat sambutan lebih besar dari single sebelumnya, dan menempati peringkat pertama di semua tangga lagu Inggris, kecuali Record Retailer, di mana mereka berada di posisi kedua.

Nama The Beatles semakin tenar. Sikap para anggota yang lucu dan berbeda dengan musisi lainnya pun menjadi sorotan media. Hal itulah yang membuat The Beatles begitu terkenal dan memiliki banyak penggemar, yang oleh para wartawan disebut "Beatlemania".

Pada 1964, The Beatles debut di Amerika dalam Ed Sullivan Show, yang disaksikan sekitar 74 juta penonton, atau sekitar setengah populasi Amerika Serikat saat itu. Selain itu, lagu-lagu The Beatles juga menempati lima posisi teratas dalam tangga lagu di Amerika.

Pada tahun yang sama, The Beatles melakukan tur dunia pertamanya. Namun, pada 1966, The Beatles menghentikan tur di Amerika dengan alasan kelelahan dan kencangnya teriakan penonton sehingga musik mereka tidak terdengar.

Hal ini sekaligus mengakhiri tur tiga tahun mereka yang telah tampil dalam 1.400 konser tanpa jeda.

Pada 1967, manajer The Beatles yang bernama Brian Epstein meninggal, yang menjadi salah satu alasan pecahnya band ini. Namun, banyak alasan lain yang membuat grup ini tidak mampu bertahan, seperti Paul McCartney yang dimusuhi rekan-rekannya karena dianggap terlalu mendominasi, John yang kecanduan heroin, serta perselisihan tentang siapa yang mengurus finansial band, menyebabkan keadaan semakin runyam.

Pada 20 September 1968, John Lennon meninggalkan The Beatles. Puncaknya, pada 31 Desember 1970, Paul McCartney mengajukan pembubaran kontrak The Beatles, yang menandai bubarnya band ini.

Salah satu kisah menarik dari perjalanan The Beatles adalah persahabatan antara John Lennon dan Paul McCartney. Keduanya besar di lingkungan yang sama dan mengakui memiliki ikatan yang erat satu sama lain.

Persahabatan keduanya semakin erat ketika ibu mereka meninggal. Dalam salah satu wawancara, John mengatakan bahwa dia bersedia melakukan apa pun untuk Paul dan demikian sebaliknya. Bahkan, John pernah mengatakan bahwa Paul adalah cinta pertamanya, bahkan sebelum Yoko (istrinya), "Paul was the first love of my life, Yoko was the second".

Meski begitu, persahabatan John dan Paul mulai pecah karena perselisihan kontrak dan ketidaksepakatan dalam band. Pada April 1970, Paul menolak menunda perilisan debut solonya sebelum lagu “Let It Be” rilis, John memutuskan keluar dari The Beatles dan meninggalkan Paul.

Keluarnya John dari The Beatles tidak menyelesaikan perselisihan di antara keduanya. John bahkan pernah menulis surat yang menyulut kemarahan Paul.

Pada musim panas 1973 hingga awal 1975, ketika John mengasingkan diri dari dunia musik, hubungan keduanya membaik. John mengatakan kepada wartawan bahwa dirinya kembali bermain musik bersama Paul.

Tapi tak lama kemudian John Lennon tewas tertembak pada 8 Desember 1980. Paul sangat terkejut dan sedih. Kepada media, dia bercerita sering bertemu John dalam mimpinya.

Pada 2001, George Harrison, yang dikenal sebagai sosok pendiam, meninggal karena kanker paru-paru dalam usia 58 tahun. Dengan begitu, personel The Beatles yang masih hidup saat ini adalah Paul McCartney dan Ringo Starr.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.