TRIBUNNEWSBOGOR.COM - THR ASN (Aparatur Sipil Negara), termasuk THR PNS 2026 telah dicairkan secara bertahap sejak 26 Februari lalu.
Sebelumnya, kabar pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) akhirnya resmi diumumkan.
Dengan dimulainya proses pencairan tersebut, ASN di pusat maupun daerah, termasuk PPPK, prajurit TNI, anggota Polri, hingga para pensiunan, sudah dapat memeriksa rekening masing-masing sesuai mekanisme di instansi tempat mereka bekerja.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa penyaluran THR dilakukan bertahap sejak tanggal tersebut dan mencakup seluruh komponen ASN.
“Pencairan THR dimulai secara bertahap sejak 26 Februari dan diberikan kepada PNS, CPNS, PPPK, pejabat negara, prajurit TNI, anggota Polri, serta para pensiunan,” ujar Airlangga di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Artinya, dana THR ASN 2026 sudah mulai ditransfer ke rekening penerima, meski waktu masuknya bisa berbeda-beda tergantung proses administrasi masing-masing instansi.
Untuk pembayaran THR tahun ini, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 55 triliun.
Nilainya meningkat sekitar 10 persen dibanding realisasi tahun lalu yang mencapai Rp 49 triliun.
Rinciannya sebagai berikut:
Kenaikan anggaran ini menjadi sinyal komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli aparatur negara serta pensiunan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus mendorong konsumsi rumah tangga di kuartal pertama 2026.
Besaran dan komponen THR PNS 2026
Artinya, komponen THR PNS 2026 yang diterima meliputi:
"Komponen yang dibayarkan 100 persen penuh, meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan/kinerja sesuai regulasi yang berlaku," jelasnya.
Dengan skema tersebut, total THR yang diterima tiap PNS akan berbeda-beda, tergantung golongan, masa kerja, jabatan, serta instansi tempat bertugas.
Pemerintah juga menegaskan bahwa THR berbeda dengan gaji ke-13.
Jika THR diberikan menjelang Lebaran, maka gaji ke-13 umumnya dibayarkan pada pertengahan tahun, sekitar bulan Juni.
Pertanyaan mengenai jadwal pencairan kini terjawab.
Pemerintah memastikan THR ASN 2026 mulai disalurkan sejak 26 Februari dan dilakukan secara bertahap.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, sebelumnya menyatakan bahwa anggaran telah tersedia dan penyaluran diharapkan berlangsung pada awal Ramadhan.
“Di awal-awal puasa kita harapkan sudah bisa kita salurkan,” ujar Purbaya dalam forum Indonesia Economic Outlook (IEO), Jumat (13/2/2026).
Apabila dana belum masuk ke rekening, besar kemungkinan proses administratif di instansi terkait masih berlangsung.
Sumber: Kompas.com