Arief Catur Absen, Persebaya Surabaya Siapkan Strategi Baru Lawan Borneo
Wiwit Purwanto March 05, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, Surabaya - Kabar kurang menyenangkan datang dari Persebaya Surabaya jelang laga tandang menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam.

Bek kanan andalan Bajol Ijo, Arief Catur Pamungkas, dipastikan absen karena akumulasi kartu kuning bukan karena cedera yang ia alami sebelumnya.

Absennya Arief Catur menjadi kehilangan besar bagi Persebaya. Ia dikenal sebagai bek kanan yang konsisten menjaga lini pertahanan sekaligus memberi kontribusi dalam serangan.

Akumulasi Kartu Kuning

Arief tercatat tampil reguler sepanjang musim ini, dengan catatan menit bermain yang tinggi. Kepercayaan pelatih Bernardo Tavares terhadapnya menunjukkan betapa penting peran sang pemain.

Akumulasi kartu kuning membuatnya harus menepi, dan hal ini menjadi tantangan bagi tim pelatih untuk mencari solusi.

Baca juga: Harga Tiket Borneo vs Persebaya Surabaya, Promo Pelejar Mulai Rp30.000

Koko Ari diprediksi akan mengisi posisi tersebut. Pengalaman dan fleksibilitasnya di sisi kanan menjadi alasan utama.

Arief sendiri dikenal sebagai pemain yang disiplin dalam menjaga area pertahanan. Kehilangannya tentu membuat Persebaya harus lebih berhati-hati menghadapi serangan lawan.

Koko Ari memiliki kesempatan besar untuk membuktikan diri. Dukungan Bonek akan menjadi energi tambahan baginya.

Absennya Arief juga menjadi pengingat bahwa kedalaman skuad sangat penting dalam kompetisi panjang.

Kondisi Persebaya Surabaya Terbaru

Persebaya saat ini berada di posisi kelima klasemen dengan 39 poin. Hasil imbang melawan Persib Bandung menjadi bukti semangat juang tim meski tampil pincang tanpa striker murni.

Gol Bruno Moreira dan Francisco Rivera menyelamatkan Bajol Ijo dari kekalahan.

Pelatih Bernardo Tavares menegaskan pentingnya sikap pemain. “Pertandingan ini kami punya banyak pemain yang cedera. Tapi para pemain menunjukkan attitude yang bagus,” katanya.

Persebaya kini bersiap menghadapi Borneo FC yang berada di posisi ketiga klasemen dengan 50 poin.

Laga ini menjadi krusial karena selisih poin cukup signifikan. Persebaya harus tampil maksimal untuk menjaga posisi di papan atas.

Head to head menunjukkan persaingan ketat. Dari tujuh pertemuan terakhir, Persebaya menang tiga kali, Borneo menang dua kali, dan dua laga berakhir imbang.

Pertemuan terakhir pada 20 Desember 2025 berakhir imbang 2-2 di Gelora Bung Tomo.

Statistik lima laga terakhir menunjukkan Borneo lebih konsisten dengan tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Persebaya mencatat dua kemenangan, satu imbang, dan dua kekalahan.

Ernando Ari baru saja mencatat 100 penampilan bersama Persebaya. Perannya akan sangat krusial menghadapi lini serang Borneo.

Bonek memberikan dukungan penuh kepada tim. Mereka berharap Persebaya bisa meraih hasil positif di Samarinda.

Absennya Arief Catur menjadi tantangan tambahan. Namun Persebaya tetap optimis dengan kedalaman skuad yang dimiliki.

Bernardo Tavares menegaskan bahwa setiap pemain harus siap tampil. “Kami tidak bisa bergantung pada satu pemain. Semua harus siap,” ujarnya.

Laga melawan Borneo akan menjadi ujian penting bagi Persebaya. Hasilnya bisa menentukan arah perjalanan tim di sisa musim.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.