Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar
TRIBUJATIM.COM, MALANG- Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mulai mematangkan skema permainan timnya jelang menghadapi Bali United di Stadion Kanjuruhan Malang pada Jumat (6/3/2026).
Singo Edan ingin membalaskan kekalahan di putaran pertama lalu, yang harus takluk dengan skor 1-0 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali.
Marcos menegaskan, pendekatan taktik akan jauh berbeda dibanding putaran pertama, seiring perubahan komposisi pemain.
Menurutnya, hadirnya sejumlah pemain baru membuat karakter permainan Arema FC ikut berkembang.
Hal ini menjadi dasar dalam merancang strategi yang lebih sesuai untuk meredam kekuatan Bali United.
"Putaran pertama jelas berbeda dengan kondisi sekarang. Karena banyak pemain baru yang telah gabung," ucapnya.
Baca juga: Arema FC Siap Tempur Hadapi Bali United, Marcos Santos Waspadai Rekor Tandang Lawan
Marcos Santos secara khusus menyoroti keunggulan Bali United dalam melakukan transisi cepat.
Untuk itu, ia memastikan timnya tidak akan terlalu sering memainkan bola-bola panjang yang justru bisa menguntungkan lawan.
Ia menyampaikan, meski saat ini performa Bali United ini sedang menurun, tetapi ia tak mau terpaku dengan kondisi tersebut.
Menurutnya Bali United merupakan tim yang cukup kuat dengan dihuni oleh pemain yang cukup berkualitas.
"Bali tim kuat dengan transisi cepat. Kami tidak ingin memainkan banyak long pass, karena mereka punya transisi yang bagus," tegasnya.
Sebagai gantinya, Arema FC diprediksi akan mengandalkan permainan lebih rapat dan kolektif guna menjaga keseimbangan antar lini.
Sekaligus meminimalisasi celah saat kehilangan bola.
"Kami gak ingin memainkan banyak bola-bola panjang. Karena mereka memiliki transisi yang bagus," ungkapnya.
Di laga menghadapi Bali United ini, Singo Edan menargetkan untuk kembali mendapatkan tiga poin.
Kekalahan dari Borneo FC kemarin dan hasil seri di kandang Madura United menjadi bahan evaluasi bagi Arema FC.