Ekonomi AS Terancam! Analis Prediksi Biaya Perang Lawan Iran Bisa Tembus Rp1.514 Triliun
Ilham Bintang Anugerah March 05, 2026 09:12 PM

- Di awal perang Amerika Serikat (AS) sudah rugi 1 miliar USD atau setara Rp16,83 triliun karena serangan Iran.

Diketahui perang AS-Israel Vs Iran sudah berlangsung selama lima hari atau kurang dari sepekan.

Namun kabarnya, baru di fase awal perang ini, AS sudah bakar duit Rp16,83 triliun untuk peperangan.

Para analis anggaran di AS memperingatkan bahwa jika perang berlanjut, total pengeluaran militer langsung dapat meningkat menjadi antara 40 miliar USD hingga 95 miliar USD atau setara Rp1.514,7 triliun.

Hal ini karena potensi kerusakan ekonomi yang lebih luas jauh lebih tinggi di aset AS yang terletak di Timur Tengah.

Dilaporkan The Wall Street Journal, kerugian finansial mulai terasa bahkan sebelum gelombang serangan pertama pada hari Sabtu (28/2/2026).

AS harus memindahkan kapal induk, pesawat tempur, dan puluhan ribu pasukan ke posisi aman yang diperkirakan menelan biaya $630 juta.

Belum lagi AS harus menanggung kerusakan alutsista akibat serangan Iran.

Misalnya saja tiga jet tempur F-15E Strike Eagle yang ditembak jatuh di Kuwait pada hari Minggu (1/3/2026).

Menurut konfirmasi Komando Pusat AS kerugian minimum jatuhnya pesawat tempur tersebut hampir 300 juta USD berdasarkan perkiraan biaya 90 juta USD per pesawat.

Belum lagi AS harus mengeluarkan biaya untuk sejumlah rudal dan penahan rudal yang sangat mahal dalam peperangan kali ini.

Misalnya saja drone "kamikaze" sekali pakai, yang hancur saat benturan diperkirakan seharga sekitar 35.000 USD.

Jika digunakan dalam sekitar 1.250 serangan, total biayanya akan mencapai sekitar 43,8 juta USD atau setara Rp725,41 miliar.

Pesawat pembom siluman B-2 yang digunakan dalam serangan tersebut menelan biaya antara 130.000 USD dan 150.000 USD per jam atau setara Rp2,52 miliar saat dioperasikan.

Rudal jelajah Tomahawk, yang juga dilaporkan digunakan dalam perang tersebut, diperkirakan berharga 2 juta USD per rudal atau setara Rp33,66 miliar.

Rudal pencegat Terminal High Altitude Area Defense (THAAD), yang digunakan untuk menangkal serangan yang datang, berharga sekitar 12,8 juta USD per unit atau setara Rp215,55 miliar.

Hingga saat ini jumlah total rudal pencegat yang ditembakkan masih belum jelas.

Sementara itu, biaya harian untuk mempertahankan kehadiran militer AS yang besar terus meningkat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.