Kasus HIV/AIDS di Rejang Lebong Kembali Bertambah, Total Capai 119 Orang
Hendrik Budiman March 05, 2026 11:38 PM

 

Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong mencatat adanya penambahan dua kasus baru HIV/AIDS sejak Januari 2026 hingga awal Maret 2026.

Penambahan tersebut membuat total kumulatif kasus HIV/AIDS di Kabupaten Rejang Lebong mencapai 119 orang.

Data ini merupakan akumulasi kasus yang tercatat sejak beberapa tahun terakhir hingga 2026.

Kepala Dinkes Rejang Lebong, drg. Asep Budiman melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM), Titin Julita, menjelaskan dua kasus baru tersebut ditemukan dari dua kelompok berbeda.

“Dari awal tahun ini, kita menemukan ada 2 kasus baru HIV di Rejang Lebong,”jelas Titin kepada TribunBengkulu.com pada Kamis (5/3/2026). 

Satu kasus berasal dari kelompok masyarakat umum berusia dewasa dan satu kasus lainnya berasal dari kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL).

"Dua kasus ini, satunya LSL atau gay,"lanjut Titin. 

Kasus Didominasi Kelompok LSL

Titin menyampaikan, berdasarkan data Dinkes, mayoritas kasus HIV/AIDS di Rejang Lebong berasal dari kelompok Lelaki Seks Lelaki (LSL).

Jumlahnya disebut lebih dari setengah total keseluruhan kasus yang tercatat saat ini.

Selain LSL, kasus juga ditemukan pada Wanita Pekerja Seks (WPS). Berdasarkan hasil penelusuran, beberapa di antaranya diduga tertular dari pelanggan ketika bekerja di luar daerah.

Dinkes juga mencatat adanya kasus dari kelompok rentan lainnya yang memiliki risiko penularan lebih tinggi akibat perilaku tertentu.

"Tapi terbanyak itu dari kelompok LSL, ini juga menjadi perhatian kita,"jelas Titin. 

Baca juga: RSUD Rejang Lebong Kebanjiran Usai Hujan Deras, Pelayanan Dipastikan Tetap Berjalan

HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan tidak langsung menunjukkan gejala pada tahap awal.

Penderita sering kali tidak menyadari telah terinfeksi karena gejala baru muncul setelah daya tahan tubuh menurun dalam kurun waktu tertentu.

"Kami mendorong masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah deteksi dini,"himbau Titin. 

Empat Penderita Meninggal pada 2025

Selain penambahan kasus baru pada 2026, Dinkes Rejang Lebong juga mencatat pada tahun 2025 terdapat empat orang penderita HIV/AIDS yang meninggal dunia.

Dengan adanya tambahan dua kasus baru di awal 2026 ini, total kasus kumulatif HIV/AIDS di Rejang Lebong kini mencapai 119 orang.

Dinkes memastikan upaya pencegahan dan pengendalian terus dilakukan melalui edukasi, konseling, serta pemeriksaan rutin, termasuk layanan pemeriksaan mobile untuk menjangkau kelompok berisiko.

“Kita akan terus melakukan edukasi dan pemeriksaan secara berkala, termasuk pemeriksaan mobile dan konseling guna menekan laju penyebaran HIV/AIDS di Rejang Lebong,”tutup Titin.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.