Buka Puasa Bersama, Kapolres Toraja Utara Minta Bhayangkari Ingatkan Suami Saat Bertugas
Imam Wahyudi March 05, 2026 11:41 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Polres Toraja Utara buka puasa bersama di markasnya, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Polres, Bhayangkari, tokoh agama, serta tamu undangan.

Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W. dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kesempatan berkumpul dalam suasana penuh berkah.

Ia menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum introspeksi diri, baik secara pribadi maupun kelembagaan.

"Ramadan adalah waktu yang tepat untuk mengoreksi diri. Kepolisian sebagai organisasi tentu tidak luput dari kekurangan," ujarnya. 

Karena itu, bulan suci ini menjadi kesempatan untuk bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. 

Kapolres juga mengakui dinamika yang dihadapi institusi selama ini, mulai dari tantangan internal hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. 

Namun demikian, ia optimistis seluruh personel mampu menjaga komitmen dan integritas.

Ia turut meminta dukungan dari Bhayangkari agar terus mengingatkan dan mendukung suami dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
 
"Jika ada hal-hal yang tidak sesuai, silakan disampaikan melalui Ketua Bhayangkari agar bisa segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Ia juga menekankan komitmen untuk memberantas segala bentuk penyalahgunaan wewenang dan tindakan yang mencoreng nama baik institusi.

Ustad Rahmat dalam tausiahnya mengajak seluruh hadirin merenungkan makna puasa sebagaimana terkandung dalam Alquran.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa. 

Taqwa, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan ibadah ritual, tetapi juga menyangkut amanah sosial dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.

"Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus. Tetapi bagaimana kita menjaga amanah, memperbaiki akhlak, dan meningkatkan kualitas diri, baik sebagai individu maupun sebagai aparat yang melayani masyarakat" ungkapnya.

Ustad Rahmat juga mengingatkan agar Ramadan tidak hanya dijadikan ajang menunda waktu makan hingga malam hari dengan porsi berlebihan, melainkan benar-benar dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Al-Qur’an.

Kegiatan buka puasa bersama ditutup dengan doa dan ramah tamah. 

Momentum ini diharapkan semakin mempererat silaturahmi antara jajaran kepolisian, Bhayangkari, tokoh agama, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Toraja Utara.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.