Krisis Dokter, Klinik Jantung RSUD dr R Koesma Tuban Tutup Sebulan, DPRD: Temukan Solusi Cepat
Sudarma Adi March 06, 2026 12:14 AM

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Muhammad Nurkholis

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN – Klinik jantung di RSUD dr R Koesma Tuban terpaksa tutup akibat kekosongan dokter spesialis jantung, Kamis (5/3/2026).

Pelayanan dihentikan selama hampir satu bulan, terhitung mulai 26 Februari hingga 24 Maret 2026.

Menanggapi kondisi ini, Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tuban, Asep Nur Hidayatulloh, mengatakan informasi yang diterimanya menyebutkan bahwa salah satu dokter spesialis jantung telah pindah, sementara dokter lainnya masih menjalani pendidikan di China.

Dengan kondisi tersebut ia mendesak, manajemen rumah sakit harus segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi kekosongan tersebut.

Baca juga: Baznas Tuban Resmikan Kantor Baru Rp2,2 M, Bupati Lindra Salurkan Santunan untuk 2.000 Anak Yatim

Penyebab Kekosongan: Berhenti Praktik & Pendidikan di China

“Plt Direktur RSUD harus segera menemukan solusi jangka pendek untuk ketersediaan dokter spesialis jantung secepatnya. Jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu terlalu lama,” ujaranya.

Selain itu, ia juga meminta pihak rumah sakit melakukan sosialisasi secara terbuka kepada pasien terkait penutupan sementara tersebut, termasuk mengarahkan pasien untuk mendapatkan layanan di rumah sakit lain selama masa kekosongan.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD dr. R. Koesma Tuban, Abdul Rochman, menjelaskan bahwa penutupan sementara terjadi karena dokter spesialis jantung, dr. Fani, telah berhenti praktik.

“Ya, libur sementara karena dokter spesialis penyakit jantung, dr. Fani, berhenti praktik di RS,” ujarnya.

RSUD sebelumnya memiliki dua dokter spesialis jantung, yakni dr. Fani dan dr. Hariman. Namun saat ini, dr. Hariman masih menyelesaikan pendidikan di China dan diproyeksikan kembali ke Tuban pada 25 Maret 2026.

“Insyaallah saat dibuka nanti, dr. Hariman sudah kembali praktik. Beliau sudah pulang dari pendidikan di China,” imbuhnya.

Baca juga: Alasan Bupati Tuban dan Wakilnya Ganti Mobil Dinas Rp 1,8 M di Tengah Efisiensi APBD Kini Disoroti

Rochman juga menyampaikan bahwa pihaknya tengah menyiapkan tambahan dua dokter spesialis jantung baru. Namun saat ini, keduanya masih dalam proses penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR).

“Nanti akan ada dua dokter baru spesialis jantung. Dipastikan setelah libur nanti, klinik jantung akan memberikan pelayanan maksimal,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.