POS-KUPANG.COM - Jadwal imsakiyah dan buka puasa Kota Kupang hari Jumat, 6 Maret 2026 ini menjadi panduan penting bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan.
Imsak adalah penanda bahwa waktu subuh akan segera tiba, biasanya berjarak 10 menit sebelumnya.
Sementra azan Maghrib menjadi tanda masuknya waktu shalat Maghrib sekaligus penanda berakhirnya waktu puasa pada hari itu
Untuk tanggal 6 Maret 2026 atau 16 Ramadan 1447 H, imsak pukul 04.23 WITA, sedangkan azan subuh pukul 04.33 WITA.
Umat Muslim di Kota Kupang dan sekitarnya bisa menjadikannya sebagai pengingat agar ibadah puasa berjalan lancar dan tertib.
Berikut jadwal imsakiyah dan buka puasa Jumat, 6 Maret 2026 untuk wilayah Kota Kupang dan sekitarnya.
Baca juga: DPLK Syariah Muamalat Buka Lowongan Kerja 2026 Untuk Posisi Human Capital & GA Staff, Cek Syaratnya
Menurut mazhab Maliki, niat puasa Ramadan bisa dibaca sekali untuk satu bulan. Hal ini dilakukan jika khawatir lupa membaca niat di suatu hari.
Berikut bacaan niat puasa Ramadan untuk sebulan penuh melansir dari BAZNAS:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السِّنَةِ تَقْلِيدًا لِلْإِمَامِ مَالِكِ فَرْضًا لِلَّهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati fardhan lillahi ta'ala."
Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadan tahun ini dengan mengikuti pendapat Imam Malik, wajib karena Allah Ta'ala."
Sementara itu, menurut pandangan Mazhab Syafi'i, dianjurkan memperbarui niat puasa setiap malam, karena setiap hari dalam Ramadan adalah ibadah mandiri yang memerlukan niat baru.
Berikut bacaan niat puasa Ramadan mengutip dari laman resmi BAZNAS:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى
(Nawaitu shauma ghadin 'an adaa'i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta'ala)
Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Mengutip dari mui.or.id, Diriwayatkan bahwa Rasulullah ketika berbuka puasa berdoa dengan membaca:
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
(Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah)
Artinya: “Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala insya Allah.” (HR. Abu Daud no. 2010)
Selain doa di atas, terdapat pula doa buka puasa dengan lafaz:
اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
(Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa’alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin)
Artinya: "Ya Allah kerana-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, wahai Allah Tuhan Maha Pengasih."
(Pos-Kupang.com/Agustina Rahma)