Warga Siantar Mulai Panic Buying, BBM di Sejumlah SPBU Dilaporkan Habis
Ayu Prasandi March 06, 2026 02:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR-Krisis perang antara Iran dan Amerika Serikat di Timur Tengah tampaknya membuat masyarakat Indonesia, termasuk Kota Pematangsiantar mulai dilanda kepanikan terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Amatan Jumat (6/3/2026), masyarakat mulai mencari BBM ke sejumlah SPBU. 

Berdasarkan amatan reporter Tribun-Medan.com, antrean kendaraan mulai memanjang di SPBU 14.211.209 - Jalan Patuan Nagari (Parluasan). Pengendara sepeda motor hingga mobil mulai mengantre di SPBU favorit milik masyarakat dan pedagang Pasar Dwikora ini. 

Sementara itu, sejumlah SPBU di Siantar terpantau tutup karena BBM habis seperti di SPBU 14.211.205 - Jalan Ahmad Yani (Inti Kota Pematangsiantar) dan SPBU SPBU 14.211.277 - Jalan Sisingamangaraja (Dekat Universitas Simalungun). 

Baca juga: Antrean Kendaraan Mengular Sejak Pagi hingga Malam di SPBU Diski, Warga Panik Takut Tak Dapat BBM

Baca juga: Hoaks Ajakan Isi BBM Pakai Jeriken Beredar, Pertamina Pastikan Distribusi Normal

Baca juga: Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS vs Iran, Skenario Terburuk Jika Selat Hormuz Lumpuh

Salah seorang warga, Yudha, menyebut bahwa mereka berinisiatif membeli BBM usai isu BBM langka dalam 20 hari ke depan merebak akibat dari perang Iran vs AS. 

“Jadi saya cek-cek juga SPBU kok betul banyak yang kosong. Jadi kami keliling cari SPBU yang buka. Cuma di sini yang buka (SPBU Parluasan). Berarti isu BBM bakal langka bisa jadi benar,” ujar Yudha. 

Sementara itu sejumlah pedagang bensin eceran mulai mendagangkan BBM jenis Pertamax. Hal ini terlihat dari beberapa pengecer bensin di Jalan Kartini Pematangsiantar. 

“Iya bang. Pertalite tadi sore habis. Inilah cuma Pertamax yang ada. Ini kami jual Rp 15 ribu/liter,” ujar pedagang bensin eceran yang kerap memulai jualan pada malam hari.

Baca juga: Reaksi Bahlil Jawab Isu Stok BBM Sisa 25 Hari Lagi, Sebut Bukan Kelangkaan: Memang Sejak Dulu

Baca juga: Harga BBM Terancam Naik Imbas Perang AS vs Iran, Skenario Terburuk Jika Selat Hormuz Lumpuh

Baca juga: HARGA BBM di Indonesia Diprediksi Melonjak Setelah Iran Tutup Jalur Selat Hormouz

Hoaks Ajakan Isi BBM Pakai Jeriken Beredar, Pertamina Pastikan Distribusi Normal

PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya pesan berantai di aplikasi percakapan dan media sosial yang mengimbau masyarakat untuk segera mengisi penuh tangki kendaraan, bahkan menggunakan jeriken.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Fahrougi Andriani Sumampouw menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar.

Ia menjelaskan, hingga saat ini stok BBM untuk wilayah Aceh dan Sibolga serta daerah sekitarnya dalam kondisi aman dan tetap didistribusikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Penyaluran BBM kepada masyarakat saat ini berjalan normal. Stok BBM wilayah Aceh dan wilayah Sibolga sekitarnya dalam kondisi aman serta terus didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (6/3/2026).

Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap pesan berantai dari sumber yang tidak jelas.

Selain itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama yang berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

Pertamina memastikan akan terus menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

(alj/tribun-medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.