Pencurian Motor di 2 Masjid OKU Timur 2 Hari Berturut-turut saat Salat Subuh, Terekam CCTV
Weni Wahyuny March 06, 2026 02:32 AM

TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA - Terjadi pencurian sepeda motor di dua masjid berbeda di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan.

Dalam dua hari berturut-turut, pelaku yang diduga orang yang sama beraksi saat jemaah tengah menunaikan ibadah.

Peristiwa pertama terjadi di Masjid Miftahul Huda, Desa Tebat Jaya, Kecamatan Buay Madang, Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 05.07 WIB.

Aksi pelaku terekam kamera pengawas dan videonya beredar di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, seorang pria mengenakan jaket hitam, celana hitam, topi, dan masker terlihat berjalan mengendap-endap menuju area parkir masjid.

Saat itu, puluhan sepeda motor terparkir di halaman masjid karena jemaah tengah melaksanakan salat Subuh.

Pelaku tampak beberapa kali mencoba merusak kunci sepeda motor menggunakan alat yang diduga kunci T.

Pada percobaan pertama dan kedua, pelaku gagal.

Namun pada motor ketiga, ia berhasil menjebol kunci dan membawa kabur kendaraan tersebut dalam waktu kurang dari satu menit.

Keesokan harinya, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 05.15 WIB, kejadian serupa kembali terjadi di Masjid Taqwa, Desa Pahang Asri, Kecamatan BP Peliung.

Modusnya hampir sama, yakni memanfaatkan situasi saat jemaah tengah salat Subuh.

Pelaku mendekati parkiran motor dan melancarkan aksinya tanpa diketahui jemaah.

Rentetan kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terlebih terjadi pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, ketika aktivitas ibadah di masjid meningkat.

Baca juga: Begal di OKU Timur Tumbang Dilawan Korban, Sempat Lukai Pakai Sajam

Polisi Turunkan Anggota

Kapolsek Buay Madang, AKP Suwandi, membenarkan pihaknya telah memonitor kejadian tersebut.

Ia mengatakan hingga kini korban di wilayahnya belum melapor secara resmi ke kepolisian.

“Kami sudah memonitor kejadian ini dan masih dalam tahap penyelidikan. Untuk korban sampai sekarang belum membuat laporan resmi. Informasi yang kami terima, motor yang dicuri diduga tidak dilengkapi surat-surat,” ujar AKP Suwandi, Kamis (5/3/2026).

Meski demikian, ia menegaskan pihaknya tetap melakukan penelusuran terhadap pelaku berdasarkan rekaman video yang beredar. Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menjadi korban tindak pidana, guna memudahkan proses hukum.

“Kami tetap lakukan lidik untuk mengidentifikasi pelaku. Tapi kami juga berharap korban atau pihak pengurus masjid segera membuat laporan resmi agar penanganannya bisa lebih maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek BP Peliung, IPTU Jendri Simanjuntak, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya juga belum menerima laporan dari korban di wilayahnya. Namun, anggota sudah diarahkan untuk mengecek lokasi kejadian.

“Untuk laporan resmi memang belum ada. Tapi kami akan turunkan anggota untuk mengecek ke tempat kejadian perkara dan menggali informasi dari saksi-saksi di sekitar masjid,” jelas IPTU Jendri.

Ia menambahkan, kepolisian akan meningkatkan patroli khususnya pada waktu-waktu rawan, seperti menjelang dan saat pelaksanaan salat Subuh selama Ramadan.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada, gunakan kunci tambahan pada kendaraan, dan jika memungkinkan parkir di tempat yang mudah diawasi. Jangan ragu melapor bila terjadi tindak pidana,” tegasnya.

Baca juga: Kejari OKU Timur Geledah Bank Sumsel Babel Cabang Martapura, Sita 163 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi

Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah kedua aksi tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama.

Namun, kemiripan waktu, modus, dan ciri-ciri pelaku dalam video membuat aparat kepolisian mendalami kemungkinan adanya keterkaitan antara dua kejadian tersebut.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.