Viking Istirahatkan Slogan ‘Bonek Viking Satu Hati’, Umuh Muchtar: Persib dan Surabaya Itu Keluarga
Mutiara Suci Erlanti March 06, 2026 06:11 AM

 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto


TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON- Keputusan Viking Persib Club mengistirahatkan slogan “Bonek Viking Satu Hati” menyusul dugaan insiden penyerangan terhadap Bobotoh di Surabaya menuai berbagai tanggapan.


Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, turut angkat bicara dan berharap hubungan baik antara pendukung Persib Bandung dan Persebaya Surabaya tidak retak berkepanjangan.


Saat ditemui dalam kunjungannya ke Cirebon, Kamis (5/3/2026), Umuh mengaku cukup terkejut mendengar kabar bahwa hubungan antara Bobotoh dan Bonek disebut mulai merenggang.

Baca juga: Sorgum Cirebon Dilirik Kementan, Hasil Panen Akan Dijadikan Benih Untuk Perluasan Areal Tanam


“Ya Persib sama Bonek ya... ini saya tidak mengikuti sampai saya kaget kemarin Surabaya dengan Bandung katanya agak renggang. Tapi selama ini menurut saya, kalau saya dengan orang Bonek, apalagi pengurusnya, semua masih bersahabat. Nah, saya belum tahu ini sampai di mana, apa penyebabnya dan apa masalahnya,” ujar Umuh.


Menurutnya, hubungan antara Bandung dan Surabaya selama ini dikenal sangat erat.


Bahkan, ia enyebut kedua pihak sudah seperti keluarga yang memiliki sejarah panjang dalam dunia sepak bola Indonesia.


“Ya itulah, kita kan sudah menyatu ya. Surabaya dengan Persib itu kan dari dulu sangat bersahabat, bahkan sudah dianggap keluarga juga, Surabaya–Malang gitu kan. Ya mudah-mudahan saja cepat kembali dan tidak ada kelanjutan, masalahnya tidak berkepanjangan,” ucapnya.


Diketahui, hubungan antara pendukung Persib dan Persebaya kembali menjadi sorotan setelah muncul dugaan penyerangan oleh oknum suporter terhadap Bobotoh di Surabaya.


Buntut dari insiden tersebut, Viking Persib Club mengambil sikap dengan mengistirahatkan slogan “Bonek Viking Satu Hati” untuk waktu yang belum ditentukan.


Keputusan itu diumumkan melalui berbagai platform media sosial Viking pada Kamis (5/3/2026).


Dalam pernyataannya, Viking menyampaikan lima poin sikap yang menegaskan posisi mereka terhadap peristiwa tersebut.

Baca juga: Breaking News, Kecelakaan Maut di Tol Cipularang, Melibatkan 9 Kendaraan, Dua Orang Meninggal


Viking menyebut kedatangan mereka ke Surabaya selama ini merupakan upaya meneruskan amanat para pendahulu yang telah membangun hubungan baik dengan Bonek.


Mereka juga menegaskan bahwa persahabatan kedua kelompok suporter selama ini merupakan warisan yang harus dijaga.


Namun dalam pernyataannya, Viking juga mengecam segala bentuk kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum suporter yang menyebabkan sejumlah Bobotoh mengalami luka hingga kerugian materi.


Selain itu, Viking menyayangkan adanya pihak-pihak yang dinilai tidak berupaya menjaga hubungan baik yang telah terjalin lama antara kedua kelompok suporter tersebut.


Viking juga mengungkapkan bahwa selama ini mereka memilih menahan diri saat mengalami intimidasi maupun serangan. 


Sikap itu diambil karena mereka menyadari adanya ikatan emosional yang kuat antara suporter Surabaya dengan para pendahulu mereka.


Atas berbagai kejadian yang dinilai telah berlangsung cukup lama, Viking akhirnya memutuskan untuk mengistirahatkan slogan “Viking Bonek Satu Hati” hingga waktu yang belum ditentukan.


Meski demikian, sejumlah pihak termasuk Umuh Muchtar berharap hubungan baik antara suporter Persib dan Persebaya yang telah terjalin selama bertahun-tahun dapat kembali pulih dan tidak berkembang menjadi konflik berkepanjangan.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.