Imbas Pernyataan Bahlil, Warga Medan Panic Buying BBM hingga Rela Antre SPBU Sampai Malam Hari
Sinta Darmastri March 06, 2026 07:52 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Suasana malam di Kota Medan yang biasanya tenang mendadak riuh pada Kamis (5/3/2026). Bukan karena festival atau perayaan, melainkan deretan kendaraan yang mengular panjang di hampir seluruh sudut kota. Isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang dipicu memanasnya tensi geopolitik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, sukses memancing gelombang panic buying.

Pantauan di lapangan sekitar pukul 21.30 WIB menunjukkan pemandangan serupa di titik-titik vital seperti Jalan Katamso, Jalan AH Nasution, hingga Jalan Jamin Ginting. Di kawasan Padang Bulan, antrean motor dan mobil bahkan meluber hingga 10 meter ke luar gerbang SPBU, menciptakan simpul kemacetan baru di tengah malam.

Terjebak Isu Stok 21 Hari

Ketakutan warga bukan tanpa alasan. Kabar burung mengenai stok BBM yang hanya tersisa untuk 21 hari ke depan menyebar cepat bak api di atas bensin.

Andi, salah satu pengendara yang ditemui di Padang Bulan, mengaku sempat goyah meski sedang dalam perjalanan kerja.

“Ada yang bilang stok BBM tinggal 21 hari lagi, makanya saya ke sini, saya mau isi Pertalite, takut langka. Tapi begitu sampai SPBU ramai sekali yang antre,” keluhnya.

Meski akhirnya memilih putar balik demi mengejar jam masuk kantor, kekhawatiran serupa dialami Ahmad. Ia yang awalnya tak tahu-menahu soal isu global, akhirnya ikut terseret arus antrean karena melihat kerumunan yang tak biasa.

“Saya awalnya enggak tahu ada isu kelangkaan BBM ini, tapi ya untuk antisipasi siapa tahu benar, saya isi saja minyak di sini,” kata Ahmad singkat.

Baca juga: Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tidak Naik Meski Iran-AS Sedang Perang! Prabowo Larang BBM Langka

Harapan di Balik Lelahnya Antrean

Kelelahan tampak di wajah para pengendara. Fadli, warga lainnya, terpaksa mengurungkan niat mengisi Pertalite di Jalan Air Hakim karena antrean yang tak masuk akal.

“Ramai kali mau lebih setengah jam menunggu... Mudah-mudahan isu itu tidak benar dan warga enggak panic buying gini,” tuturnya penuh harap.

Baca juga: 2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Bahlil Sudah Punya Alternatif: Bukan Masalah Penting

Pertamina Pasang Badan: Stok Aman Hingga Lebaran!

Menanggapi kegaduhan ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara bergerak cepat menenangkan publik. Area Manager Communication, Relations & CSR, Fahrougi Andriani, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu menelan mentah-mentah isu kelangkaan tersebut.

Stok BBM dipastikan dalam kondisi aman, bahkan telah disiapkan untuk mengawal kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri mendatang.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying, karena pasokan energi terus kami jaga agar tetap tersedia dan tersalurkan dengan baik,” tegas Fahrougi.

Tak hanya menjamin pasokan, pihak Pertamina juga memberikan peringatan keras bagi siapa pun yang mencoba memancing di air keruh. Penimbunan BBM maupun elpiji adalah tindakan ilegal yang akan berhadapan langsung dengan hukum. Sebagai langkah konkret, Pertamina kini melakukan build up stock dan memperkuat fasilitas distribusi agar energi tetap tersalurkan secara lancar dan terukur ke tangan masyarakat.

(TribunTrends.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.