10 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Orang Tewas dan 4 Luka Berat
M Syofri Kurniawan March 06, 2026 07:57 AM

 

TRIBUNJATENG.COM, PURWAKARTA - Kecelakaan beruntun terjadi di Tol Cipularang KM 93 arah Jakarta pada Kamis (5/3/2026) malam.

Sepuluh kendaraan terlibat.

Dua orang meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka berat.

Baca juga: Anak SMA Tergeletak Tewas di TKP Kecelakaan, Berawal Motor Jatuh di Turunan

Baca juga: Gagal Salip Truk, Pengendara Motor Tewas Terlindas

Lokasi kejadian tepatnya di wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Kronologi

Detik-detik mencekam kecelakaan beruntun di ruas Tol Cipularang KM 93B arah Bandung menuju Jakarta diungkap salah satu korban selamat.

Soleh Muslim menuturkan, kecelakaan terjadi saat arus kendaraan di tol tersebut tiba-tiba melambat hingga berhenti.

Namun, dari arah belakang datang sebuah truk kontainer dengan kecepatan tinggi yang kemudian menabrak kendaraan di depannya hingga memicu tabrakan beruntun.

"Saat itu kondisi perjalanan awalnya lancar. Pas sudah masuk tol tiba-tiba macet dan semua kendaraan berhenti. Mobil saya juga sudah berhenti, tapi tiba-tiba dari belakang ada mobil yang menabrak," ujar Soleh saat ditemui Tribunjabar.id, Kamis (5/3/2026) malam.

Ia mengatakan, mobil yang dikendarainya bahkan sempat terpental beberapa kali akibat kerasnya benturan dari belakang.

"Mobil saya ditabrak sampai tiga kali. Sekali ketabrak saya terpental, lalu ditabrak lagi sampai terpental lagi. Waktu itu saya sudah pasrah," katanya.

Soleh mengatakan, saat kejadian dirinya berada di dalam mobil bersama dua anggota keluarganya.

Beruntung, mereka berhasil selamat dari kecelakaan tersebut meski kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kerusakan.

Korban

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Enggar Jati Nugroho mengatakan, kecelakaan beruntun tersebut melibatkan sekitar sepuluh kendaraan. 

"Terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan kurang lebih sepuluh kendaraan. Diduga awalnya karena kendaraan kontainer yang datang dari arah Bandung menuju Jakarta," ujar Enggar. 

Dari peristiwa tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

"Untuk korban sendiri dua orang meninggal dunia dan empat orang luka-luka," katanya.

Dua korban meninggal dunia diketahui berada di dalam kendaraan jenis pikap Suzuki bernomor polisi B 9718 VAF yang ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Namun, identitas korban hingga kini masih dalam proses pendataan di rumah sakit.

Semua korban kemudian dievakuasi petugas dan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan ke Pool Derek Jatiluhur.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama di bagian depan dan belakang akibat benturan beruntun.

Serpihan bodi kendaraan tampak berserakan di sepanjang jalur, sedangkan tumpahan oli di badan jalan harus ditutup dengan pasir oleh petugas.

Proses evakuasi kendaraan sempat membuat arus lalu lintas dari arah Bandung menuju Jakarta mengalami kemacetan cukup panjang.

Bahkan seluruh lajur di lokasi kejadian sempat tidak dapat dilintasi kendaraan.

Petugas kepolisian bersama pengelola tol dan tim derek kemudian melakukan evakuasi kendaraan secara bertahap serta pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan beruntun tersebut.

"Dugaan awal kendaraan truk kontainer mengalami rem blong hingga menabrak kendaraan yang ada di depannya," ujar Enggar.

Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Plaza Tol Pasteur Bandung Agni Mayvinna mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.18 WIB. 

"Kecelakaan melibatkan 10 kendaraan dan sempat menyebabkan seluruh lajur tidak dapat dilintasi," kata Agni Mayvinna dalam keterangannya di Jakarta, dilansir Antara, Kamis (6/3/2026).

Berdasarkan keterangan sementara dari petugas di lapangan, seluruh korban kecelakaan Tol Cipularang tersebut dilarikan ke rumah sakit.

"Seluruh korban yang telah dievakuasi, dilarikan ke Rumah Sakit Radjak Purwakarta untuk perawatan lebih lanjut," ujar Agni.

Para petugas berupaya mengevakuasi kendaraan dan melakukan pengaturan lalu lintas sehingga pada pukul 20.59 WIB, satu lajur telah dapat dilintasi.

Pekerjaan tersebut melibatkan Petugas Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT), yang mengelola Ruas Tol Cipularang, bersama dengan Patroli Jalan Raya, derek, ambulans, dan Mobile Customer Service (MCS).

Akhirnya, pada pukul 21.43 WIB, dua lajur telah dapat dilintasi kembali oleh pengguna jalan.

Sementara, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan polisi.

Pihak Jasa Marga pun mengimbau kepada pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan mengatur kecepatan saat berkendara di jalan tol.

"Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami selama proses evakuasi berlangsung,” kata Agni.

“Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, dan mengatur kecepatan saat berkendara di jalan tol," sambungnya. (*)

 

Sumber: https://www.kompas.com/jawa-barat/read/2026/03/05/233014088/kecelakaan-beruntun-tol-cipularang-km-93-2-meninggal-dunia-dan-4-luka?source=sorotan.

dan https://bandung.kompas.com/read/2026/03/06/051321378/cerita-korban-selamat-kecelakaan-tol-cipularang-mobil-saya-ditabrak-3-kali.

Baca juga: Motor Tabrak Masjid saat Melaju Kencang, Nyawa Pengendara Melayang

Baca juga: Pikap Rusak Parah Tabrakan dengan Truk di Jalur Pantura, Pengemudi Tewas Seketika

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.