Presiden AS Donald Trump merencanakan pengerahan pasukan darat ke Iran.
Rencana itu disinyalir AS menggaungkan perang darat dengan pasukan Teheran.
Terkait hal itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani buka suara.
Larijani justru menantang balik AS melakukan pengerahan pasukannya ke Teheran.
Hal itu disampaikan Larijanji melalui cuitannya di akun X pada Kamis (5/3).
Pihaknya mengklaim pasukan Iran yang gagah berani sedang menunggu kedatangan ribuan pasukan AS.
Bahkan Iran siap mempermalukan para pejabat AS dengan membunuh dan menangkapnya.
Di akhir pernyataannya, Larijani menegaskan Iran bukan tempat bagi para pelayan neraka.
"Beberapa pejabat Amerika mengatakan bahwa mereka bermaksud memasuki Iran melalui jalur darat dengan beberapa ribu pasukan. Putra-putra pejuang Imam Khomeini dan Imam Khamenei sedang menunggu Anda untuk mempermalukan para pejabat Amerika yang jahat itu dengan ribuan orang tewas dan ditawan. Tanah Iran bukanlah tempat untuk tarian neraka." tulis Larijani.
Diketahui sebelumnya, Trump mengatakan adanya kemungkinan mengirim pasukan darat AS ke Iran.
Hal itu disampaikan Donald Trump melalui pernyataannya pada Sabtu (28/2) lalu.
Ia mengklaim tidak ragu-ragu mengerahkan pasukan darat AS ke Iran.
Pengiriman pasukan darat AS ke Teheran akan dilakukan jika Trump merasa membutuhkannya.